Pemkab Kapuas Hulu Alokasikan Rp7 Miliar untuk Penanganan Jalan Kenerak-Menapar

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan meninjau kerusakan jalan Kenarak-Menapar Kecamatan Suhaid, wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang akan segera di tangani pada Tahun 2024 ini. ANTARA

Kapuas Hulu (Suara Kalbar)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar untuk penanganan ruas Jalan Kenerak-Menapar di Kecamatan Suhaid.

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyatakan bahwa proyek tersebut masih dalam proses administrasi, dan jika tidak ada halangan, pekerjaan fisik akan dimulai pada bulan Mei 2024.

“Proyek itu masih proses administrasi, jika tidak ada halangan pekerjaan fisik dimulai pada Mei 2024,” katanya melansir dari ANTARA, Kamis(4/4/2024).

Fransiskus juga meminta dukungan dari semua pihak untuk program pembangunan penanganan ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup serius tersebut. Meskipun anggarannya terbatas, peningkatan seperti pengerasan dan pengaspalan akan dilakukan di beberapa titik.

Dengan adanya perbaikan tersebut, Fransiskus berharap akses jalan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Alokasikan Anggaran untuk Penanganan Ruas Jalan Kenerak-Menapar

Kapuas Hulu (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar untuk penanganan ruas Jalan Kenerak-Menapar di Kecamatan Suhaid.

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyatakan bahwa proyek tersebut masih dalam proses administrasi, dan jika tidak ada halangan, pekerjaan fisik akan dimulai pada bulan Mei 2024.

Fransiskus juga meminta dukungan dari semua pihak untuk program pembangunan penanganan ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup serius tersebut. Meskipun anggarannya terbatas, peningkatan seperti pengerasan dan pengaspalan akan dilakukan di beberapa titik.

Dengan adanya perbaikan tersebut, Fransiskus berharap akses jalan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan akses transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Selain itu, pada tahun ini juga akan dilakukan penanganan sepanjang 30 kilometer untuk ruas Jalan Menepar-Simpang Bati di Kecamatan Suhaid dengan anggaran sebesar Rp12 miliar.

“Semua akan kami tangani, walaupun anggaran itu belum maksimal tetapi kami akan berupaya untuk melakukan pembangunan bertahap,” kata Fransiskus.

Ia mengaku sangat memahami kesulitan dan keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan dan jembatan, akan tetapi dengan keterbatasan anggaran daerah dirinya akan terus berupaya agar persoalan infrastruktur dasar masyarakat dapat tertangani, secara bertahap.

Ia menuturkan ada beberapa ruas jalan di Kapuas Hulu yang dibantu melalui APBN dan dana Inpres maupun bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“Kita patut bersyukur banyak penanganan ruas jalan di Kapuas Hulu dapat perhatian luar biasa dari pemerintah pusat dan provinsi,” ucapnya.

Oleh karena itu, program pembangunan yang masuk ke Kabupaten Kapuas Hulu mesti di dukung oleh semua pihak termasuk masyarakat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS