Ketupat, Makanan Khas yang Wajib Ada Saat Idulfitri
Suara Kalbar– Hari raya Idulfitri menjadi hari besar keagamaan yang sangat dinanti-nanti umat muslim khususnya di Indonesia. Selain karena momentumnya yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Pada hari raya idulfitri juga biasanya terdapat berbagai jenis makanan khas yang jarang ditemukan pada hari-hari biasa, seperti ketupat.
Ketupat atau kupat merupakan makanan dari bahan dasar beras yang dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda. Hidangan asli Indonesia ini biasanya paling banyak ditemui pada saat perayaan Lebaran.
Sejarahnya, Kupat merupakan simbol perayaan hari raya Islam pada masa pemerintahan Kesultanan Demak pimpinan Raden Fatah awal abad ke-15. Bentuknya yang persegi empat bermakna “kiblat papat lima pancer,” sebagai keseimbangan alam yakni 4 arah mata angin yang bertumpu pada satu pusat.
Kupat pertama kali muncul di tanah Jawa, diperkenalkan oleh sunan kalijaga kepada masyarakat Jawa yang merupakan hasil perpaduan makan tradisional Tepo yang dibalut anyaman yang dapat ditemukan di Wengker sekitar Gunung Lawu.
Ada dua bentuk utama ketupat yaitu kepal bersudut tujuh (lebih umum) dan jajaran genjang bersudut enam. Masing-masing bentuk memiliki alur anyaman yang berbeda.
Menjelang hari raya idulfitri biasanya akan banyak penjual anyaman ketupat yang menjajakannya di pasar dan lokasi-lokasi tertentu di setiap daerah. Penjual anyaman ketupat biasanya akan banjir pesanan karena tidak semua orang bisa membuat ketupat dan lebih memilih untuk membeli.
Selain itu resep membuat ketupat juga sudah banyak di media sosial, yang dapat diunduh oleh siapapun. Maka tidak heran kalau ketupat sampai saat ini masih menjadi makanan wajib saat hari raya ideologi hampir di seluruh wilayah di Indonesia.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






