Pemkot Pontianak Bantu Sandang dan Pangan Korban Kebakaran Gg Kurnia Sari
Pontianak (Suara Kalbar)– Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memberikan bantuan sandang pangan kepada korban kebakaran di Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak beberapa waktu lalu.
Bantuan itu diberikan langsung oleh Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian kepada pasangan Buce (29) dan istrinya. Bantuan itupun diterima dengan senang hati dan sebagai tutor di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pontianak, Buce mengaku senang dengan perhatian yang diberikan pemerintah, Rabu (20/3/2024).
“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih untuk bantuannya, semoga bantuannya bermanfaat,” tuturnya usai menerima bantuan dari Pemkot Pontianak.
Dikatakan Pj Wali Kota Pontianak, sejak awal tahun 2024, sudah ada tujuh musibah kebakaran yang menimpa masyarakat Kota Pontianak. Untuk itu ia mengimbau agar warga berhati-hati terhadap aliran listrik. Misalnya saat mengecas handphone, pastikan sudah dicabut dari colokan listrik ketika sudah penuh, juga pastikan kompor tidak dalam keadaan menyala.
“Intinya pastikan keamanan kelistrikan atau hal-hal lainnya yang bisa berpotensi menjadi penyebab kebakaran,” pesannya.
Adapun sejumlah bantuan yang diberikan kepada korban musibah kebakaran antara lain berupa terpal, kasur, family kit dan makanan siap saji. Selanjutnya adalah lauk pauk siap saji, sandang dewasa pria dan sandang dewasa wanita. Ada juga makanan untuk berbuka dan sahur selama tujuh hari, untuk meringankan beban yang dapat musibah.
Diketahui saat kejadian kebakaran, Buce Bungki (29) dan istri tengah tidur lelap di rumahnya yang terletak di Gang Kurnia Sari Jalan Tanjung Raya 2 Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur, pada Selasa (19/3/2024) malam.
“Awalnya kami pikir pencuri, karena bunyinya tok tok tok, tetapi saat kami melihat asap sudah ngebul dan ada api,” ungkapnya.
Belum sempat menyelamatkan beberapa barang, kobaran api lebih dulu melahap sebagian besar bangunan rumah. Ia tidak menyangka musibah kebakaran yang diduga akibat korsleting arus listrik ini menimpa rumahnya. Para tetangga pun berdatangan untuk ikut memadamkan api.
“Di rumah ini kami dua orang suami istri, kalau saya tempati dari 2022 pindah ke sini ikut istri, tapi rumahnya sudah ada sejak istri lahir,” ujarnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






