Cek Fakta: Video Bernarasi Politisi TPDI Serahkan Bukti Transaksi Gelap ke Puan Maharani 

Tangkapan layar video dengan narasi politisi Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) menunjukkan bukti transaksi gelap ke Ketua DPR RI Puan Maharani dan minta segera jalankan hak angket. SUARAKALBAR.CO.ID/Cek Fakta. 

Suara Kalbar– Beredar video dari channel youtube bernama AKTUAL dengan narasi politisi Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) menunjukkan bukti transaksi gelap ke Ketua DPR RI Puan Maharani dan minta segera jalankan hak angket.

Berikut narasi yang dilampirkan dalam video tersebut,

“GEGER SIANG INI..!!! POLITISI TPDI TUNJUKKAN BUKTI TRANSAKSI GELAP. MINTA SEGERA JALANKAN HAK ANGKET

BREAKING NEWS

TPID TUNJUKKA BUKTI

POLITISI TPID TUNJUKKAN BUKTI KE PUAN TENTANG HAK ANGKET, “.

HASIL CEK FAKTA

Setelah dilakukan penelusuran oleh tim Cek Fakta, diketahui bahwa thumbnail yang menampilkan Puan Maharani tersebut merupakan Suasana Sidang Paripurna pengesahan pimpinan DPR RI di gedung Nusantara II, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta 1 Oktober 2019.

Pada saat itu Puan Maharani ditetapkan sebagai Ketua DPR periode 2019-2024 melalui Rapat Paripurna dan diwakili oleh Sufmi Dasco Ahmad dari Fraksi Gerindra, Rahmat Gobel dari Fraksi Nasdem, Aziz Syamsuddin dan Muhaimin Iskandar dari Fraksi PKB.

Foto asli yang digunakan pada viral tersebut juga dimuat pada artikel katadata.co.id dengan judul “Pidato Perdana Sebagai Ketua DPR, Puan: Kami Tidak Antikritik” pada 1 Oktober 2019.

Kemudian diketahui juga bahwa narasi dalam video tersebut tentang para advokat yang tergabung dalam Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) dan Pergerakan Advokat Nusantara (Perekat Nusantara), mendukung DPR RI menggunakan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024, bersumber dari artikel batamtoday.com dengan judul “TPDI dan Perekat Nusantara Sampaikan Dukungan ke DPR Gunakan Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024”.

Adapula isi artikel dari tribunnews.com berjudul “Terkait Perkembangan Hak Angket, Pengamat Sebut Surya Paloh Bisa Berperan” yang dibacakan dalam video tersebut.

Dengan demikian narasi dengan klaim politisi TPDI tunjukkan bukti transaksi gelap ke Puan Maharani dan minta segera jalankan hak angket tidak terbukti dan termasuk ke dalam konten yang menyesatkan.

KESIMPULAN

Hasil periksa fakta Pekik Jalu Utomo.

Tidak ditemukan informasi terkait klaim yang beredar. Video tersebut hanya berisi cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang tidak berkaitan.

Rujukan

https://katadata.co.id/berita/nasional/5e9a4e61d414d/pidato-perdana-sebagai-ketua-dpr-puan-kami-tidak-antikritik

https://batamtoday.com/batam/read/201238/TPDI-dan-Perekat-Nusantara-Sampaikan-Dukungan-ke-DPR-Gunakan-Hak-Angket-Kecurangan-Pemilu-2024

https://www.tribunnews.com/mata-lokal-memilih/2024/02/28/terkait-perkembangan-hak-angket-pengamat-sebut-surya-paloh-bisa-berperan

https://cekfakta.com/focus/16467

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS