Pemeriksaan Mata Gratis untuk Anak Panti Asuhan di Pontianak

Pemeriksaan mata gratis di Pontianak (ANTARA)

Pontianak (Suara Kalbar)- Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Kota Pontianak bersama Proyek Senyum Cemerlang (PSC) menyelenggarakan pemeriksaan mata gratis yang menyasar anak-anak Panti Asuhan Nur Fauzi sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan generasi penerus bangsa.

Kepala BKMM Kota Pontianak, Wirawan Adikusuma menyampaikan penghargaan atas perhatian yang diberikan oleh PSC terhadap kesehatan mata masyarakat Kota Pontianak, terutama bagi anak-anak panti asuhan yang membutuhkan. Program ini merupakan bagian dari kegiatan rutin PSC selain pemeriksaan gigi.

“Penghargaan yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada PSC atas perhatian yang diberikan untuk kesehatan mata masyarakat Kota Pontianak, terutama bagi adik-adik panti asuhan yang membutuhkan,” ujarnya melansir dari ANTARA, Senin(12/2/2024).

Ia menjelaskan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh PSC, selain pemeriksaan gigi yang menjadi program utamanya.

“Pemeriksaan mata gratis ini sebagai bentuk kepedulian tim dokter mata kepada anak-anak panti asuhan sebagai generasi penerus bangsa. Kami mendukung PSC yang peduli terhadap kesehatan mata anak-anak yatim piatu ini, ” kata dia.

Pemeriksaan mata ini, lanjutnya, sangat penting untuk memastikan penglihatan anak-anak panti asuhan tidak ada yang mengalami gangguan. Terlebih mata merupakan panca indera yang sangat penting dalam menunjang segala aktivitas.

“Deteksi kesehatan mata menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan, karena organ tubuh ini salah satu yang sangat penting dan harus dipastikan berfungsi dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Esie Hanstein, anggota pendiri dan staf ahli PSC menjelaskan proyek yang digulirkan ini menyasar di tiga kota, yakni Makassar, Enrekang dan Pontianak. Di Pontianak, selain bekerja sama dengan dokter gigi untuk pemeriksaan gigi, pihaknya juga berkolaborasi dengan BKMM Kota Pontianak untuk pemeriksaan mata gratis.

“Tujuannya untuk memastikan indera penglihatan mereka tidak mengalami gangguan,” kata dia.

Ia menambahkan gagasan proyek ini digulirkan demi membantu anak-anak yatim piatu yang ada di tiga kota, yakni Makassar, Enrekang dan Pontianak.

“Kami juga senang jika proyek ini mendapatkan dukungan, tidak hanya dari para dokter gigi, tetapi juga dokter mata di Kota Pontianak, sehingga proyek ini bisa dilanjutkan kembali, karena konsep proyek ini adalah berkelanjutan dan bersifat sosial,” ujarnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS