Cakupan Kepesertaan JKN Capai 95,36%, Ketapang Resmi Deklarasikan Universal Health Coverage

Pemerintah Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat resmi mendeklarasikan Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Jaminan Kesehatan Semesta pada Rabu (13/12/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Ketapang (Suara Kalbar) – Sebagai wujud komitmen dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakatnya, Pemerintah Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat resmi mendeklarasikan Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Jaminan Kesehatan Semesta pada Rabu (13/12). Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Pancasila Ketapang ini dihadiri langsung oleh Bupati Ketapang Martin Rantan, Wakil Bupati Ketapang Farhan, Forkopimda, OPD di lingkungan Kabupaten Ketapang, serta Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IV (DKI Jakarta, Banten, dan Kalimantan Barat) beserta jajaran.

Dalam sambutannya Deputi Direksi Wilayah IV BPJS Kesehatan Fachrurrazi mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Ketapang, ia berterima kasih atas dukungan dan komitmen Pemda Ketapang dalam penyelengaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai upaya memastikan seluruh masyarakat diwilayah Kabupaten Ketapang, sehingga per 1 Desember 2023 Kabupaten Ketapang telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 95,36% atau sejumlah 549.090 jiwa dari total jumlah penduduk yaitu 575.817 jiwa.

“Capaian UHC ini merupakan wujud nyata dari Pemerintah Kabupaten Ketapang yang telah hadir dalam memberikan perlindungan resiko finansial ketika masyarakat menggunakan pelayanan kesehatan. Selanjutnya kami mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk dapat terus mempertahankan dan meningkatkan cakupan kepesertaan JKN serta menjaga status kepesertaannya selalu aktif sehingga seluruh penduduk di Kabupaten Ketapang mendapatkan Jaminan Kesehatan melalui Program JKN ini,” tutur Fachrurrazi.

Ia menambahkan berbicara tentang UHC tentu tidak hanya menargetkan cakupan kepesertaan Penduduk, UHC juga memastikan setiap orang memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu tanpa hambatan finansial, baik dalam pelayanan kesehatan kuratif dan rehabilitatif maupun pelayanan promotif dan preventif yang efektif. Penyempurnaan akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, untuk menghasilkan outcome peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia juga menjadi salah satu target dari tercapainya UHC.

Sementara itu Bupati Ketapang Martin Rantan mengatakan keberhasilan pencapaian UHC ini tentu berkat kolaborasi semua piihak. Sinergi, inovasi, dan upaya yang terus menerus dilakukan baik oleh BPJS Kesehatan maupun OPD terkait membuahkan hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Ketapang. Dengan deklarasi UHC ini maka peserta JKN yang didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang dapat langsung aktif dan dapat langsung digunakan, artinya setiap penduduk memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan.

“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan seluruh OPD terkait yang telah berkoordinasi dan berkolaborasi dalam pencapaian UHC ini. Saya menghimbau agar semua pihak dapat bekerjasama dalam upaya untuk meningkatkan cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Ketapang. Kami optimis pada tahun 2024 dapat mencapai cakupan kepesertaan diatas 98% sesuai Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2022 dan target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM),” tutur Martin.

Deklarasi UHC yang diselenggarakan pemerintah Kabupaten Ketapang ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional. Martin mengatakan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2023 mengusung tema “Bersatu Dalam Aksi Untuk Menyelamatkan dan Mencapai SDGs bagi, dengan dan oleh Orang-Orang dengan Kondisi Disabilitas”. Melalui tema itu, diharapkan dapat menjadi ajang untuk mempromosikan hak-hak dan perspektif penyandang disabilitas di seluruh dunia. Perwakilan penyandang Disabilitas yang hadir pada kegiatan tersebut berkesempatan menerima simbolis Kartu JKN dan 8 orang menerima gerobak wirausaha yang langsung diserahkan oleh Bupati dan Wakil Bupati.

“Saya mengajak seluruh masyarakat dan juga kepada seluruh jajaran pemerintah, untuk memastikan terpenuhinya hak-hak penyandang disabilitas. Mari kita terus berupaya keras agar indonesia menjadi rumah yang semakin ramah, semakin nyaman, sebagai rumah harapan bagi penyandang disabilitas untuk terus berkarya meniti jalan kemajuan dan meraih prestasi. Terima kasih sekali lagi saya ucapkan kepada pihak-pihak yang turut peduli dengan penyandang Disabilitas dengan memberikan bantuan berupa gerobak usaha, kendaraan, maupun modal usaha pada peringatan Hari Disabilitas Internasional Kabupaten Ketapang,”tutup Martin.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS