Silaturahmi Jurnalis dan Diskominfo, Harap Pemilu 2024 Damai

Tiga pembicara dalam silaturahmi antar Diskominfo Sintang dengan jurnalis dan penggiat media sosial di Balai Ruai Sintang, pada Kamis, (23/11/2023). (SUARAKALBAR.CO.ID/ist)

Sintang (Suara Kalbar) – Sebanyak 50 orang jurnalis di Kabupaten Sintang hadiri kegiatan silaturahmi dengan Dinas Kominfo, KPU, Bawaslu dan Polres Sintang jelang pemilu 2024, di Balai Ruai Sintang, pada Kamis, (23/11/2023).

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Kabupaten Sintang, Edy Susanto, menyampaikan harapannya agar jurnalis dan pengelola media sosial yang jumlah pengikutnya banyak agar ikut mengkounter berita hoaks yang ada di masyarakat dan kemudian disebarluaskan.

Dirinya memastikan KPU siap untuk memberikan penjelasan tentang pemilu 2024 sesuai kewenangannya. Sehingga dapat menjadi berita informatif yang bisa disebarluaskan kepada masyarakat.

Menurutnya peran jurnalis sangat penting untuk membantu KPU dalam menyukseskan pemilu di Kabupaten Sintang. Maka dari itu Ia meminta bantuan jurnalis untuk bersama-sama menciptakan suasana yang nyaman.

“Mari kita wujudkan pemilu di Kabupaten Sintang ini yang riang gembira, semua senang, silakan memperebutkan suara rakyat tetapi dengan cara yang sehat dan baik. Kita bisa memberikan contoh kepada daerah lain dalam penyelenggaraan pemilu dengan mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai” imbuh Edy Susanto.

Senada, Kasi Humas Polres Sintang, Sudjiono, mengharapkan dukungan jurnalis untuk menciptakan kondisi yang aman dalam menghadapi pemilu 2024 nanti. Menurutnya media massa memiliki peranan penting dalam menghadapi pemilu secara khusus untuk menangkal berita hoaks.

“Kami mengharapkan agar jurnalis bisa membawa pesan damai di tengah masyarakat Kabupaten Sintang. Kami berharap Sintang tetap aman dan damai sampai setelah hari pencoblosan dan penghitungan suara nanti, ” terang Sudjiono

Begitu pula dengan Berunai selaku Staf Teknis Bidang Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Sintang, yang siap mendorong sistem pengawasan pemilu partisipatif.

“kami mengakui bahwa keterlibatan jurnalis dan pengelola akun media sosial sudah aktif selama ini. Maka kami tetap minta agar keaktifan ini tetap dijaga sampai pasca pencoblosan nanti” harap Berunai.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS