Pembangkit Listrik PLTD Sukaharja Ketapang Terbakar, Ini Penjelasan PLN

Pamadaman listrik lebih dari lima jam di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara harus dilakukan PLN sebagai imbas dari PLTD Sukaharja terbakar, Senin (27/11/2023) malam.[SUARAKALBAR.CO.ID/HO-Suaraketapang]

Ketapang (Suara Kalbar)- Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, mengalami kebakaran, Senin (27/11/2023) sekitar pukul 7 malam. Warga sekitar melihat kepulan asap tebal membumbung dari salah satu bangunan di PLTD Sukaharja, dan pemadaman listrik tak dapat dihindarkan.

Weli (30), salah seorang warga, menyatakan bahwa ia melihat kejadian tersebut sekitar pukul 19.15 WIB. Meskipun hujan deras saat itu, asap kebakaran terlihat di bangunan yang berisi mesin PLTD. Pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api setelah beberapa waktu.

“Saat itu sedang terjadi hujan deras, kaget juga tiba – listrik mati. Saat keluar rumah ternyata ada kumpulan asap kebakaran di bangunan yang ada mesin di PLTD,” ujarnya kepada wartawan, Senin (27/11/2023) malam.

Manager PLN UP3 Ketapang, Blasius Gani, menyebut bahwa pemadaman disebabkan oleh gangguan teknis. Pihak PLN meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berusaha melakukan pemulihan pasokan listrik sesegera mungkin.

“Kejadian ini diluar prediksi kami, mohon doa dan dukungan masyarakat agar upaya pemulihan pasokan listrik dapat segera kami selesaikan dengan baik, dan masyarakat dapat segera menikmati listrik kembali,” ungkap Blasius Gani.

PLN akan melakukan langkah-langkah pemulihan bertahap, dan petugas bekerja untuk mengganti panel listrik yang rusak. Proses normalisasi pasokan listrik ke arah Sukadana dilakukan melalui PLTD Melano.

“Upaya penormalan kami lakukan secara bertahap agar masyarakat dapat segera menikmati listrik,” ungkapnya.

Pihak PLN juga melakukan manuver pasokan listrik untuk memperpendek durasi pemadaman dan membatasi daerah yang terdampak.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS