Panwascam Delta Pawan Ketapang Ingatkan Peserta Pemilu Jangan Sampai Langgar Aturan

Ketua Panwascam Delta Pawan Kabupaten Ketapang Theo Bernadhi.[SUARAKALBAR.CO.ID/HO-Suaraketapang]

Ketapang (Suara Kalbar)- Seiring dengan mendekati tahapan kampanye Pemilu 2024 yang akan berlangsung pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Delta Pawan memberikan peringatan dan ajakan kepada para peserta pemilu di wilayah Kecamatan Delta Pawan untuk mematuhi aturan Pemilu dan menjaga netralitas. Theo Bernadhi, Ketua Panwascam Delta Pawan, menekankan agar semua pihak menaati aturan yang berlaku.

“Aturan terkait kampanye sudah jelas, baik tentang larangan maupun hal-hal yang diizinkan. Peserta pemilu dan tim kampanye harus mematuhi aturan ini,” ungkap Theo dalam keterangannya, Minggu (26/11/2023).

Theo menyatakan bahwa Panwascam, bersama Pengawas Kelurahan Desa (PKD) di seluruh Kecamatan Delta Pawan, akan turun langsung untuk mengawasi jalannya kampanye. Langkah ini diambil untuk mencegah pelanggaran aturan dan memastikan kampanye berjalan sesuai ketentuan yang telah diatur dalam UU 7 Tahun 2017 tentang pemilu, PKPU 15, dan PKPU 20 Tahun 2023 tentang kampanye pemilihan umum.

Beberapa larangan yang diingatkan oleh Theo antara lain berkampanye di rumah ibadah, menghina seseorang, agama, ras, suku, atau peserta pemilu lainnya, serta melibatkan pihak-pihak tertentu seperti ASN, Kades, Perangkat Desa, BPD, dan masyarakat yang tidak memiliki hak pilih.

Theo juga mengajak semua pihak terkait, termasuk TNI, Polri, ASN, Kepala Desa beserta perangkat desa, dan anggota BPD di wilayah Delta Pawan, untuk menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam kampanye peserta pemilu atau berpolitik praktis.

“Pencegahan sudah dilakukan di wilayah Delta Pawan dengan rapat koordinasi dan sosialisasi melalui media sosial. Jika ada pelanggaran netralitas, akan ada tindakan sesuai aturan dan sanksi yang berlaku,” tegasnya.

Theo berharap agar tahapan kampanye dapat berjalan lancar sesuai aturan, menciptakan pemilu berkualitas. Dia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menolak kampanye gelap dan melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.

“Masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran ke Panwascam atau Kantor Bawaslu Ketapang. Keterlibatan aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan pemilu yang adil dan bermartabat,” pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS