SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Menuju Pemilu 2024, Ini Pesan Ketua MUI Mempawah KH Tusirana Rasyid

Menuju Pemilu 2024, Ini Pesan Ketua MUI Mempawah KH Tusirana Rasyid

Silaturahmi MUI Kabupaten Mempawah bersama Pimpinan Ormas Islam dan Pemuka Agama Islam di Rumah Budaya Melayu (RBM) Mempawah, Rabu (25/10/2023), terkait Pemilu 2024 yang damai, harmonis dan berintegritas. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Diskominfo Mpw

Mempawah (Suara Kalbar) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, bersama Ormas Islam dan pemuka agama Islam berkomitmen mewujudkan Pemilu 2024 yang damai, harmonis dan berintegritas.

Komitmen tersebut disampaikan saat silaturahmi MUI Kabupaten Mempawah bersama Pimpinan Ormas Islam dan Pemuka Agama Islam, di Rumah Budaya Melayu (RBM) Mempawah, Rabu (25/10/2023).

Turut hadir Wakil Bupati Muhammad Pagi, Wakil Ketua MUI Kalbar Wajidi Sayadi, Sekda Mempawah Ismail, Ketua MUI Mempawah KH Tusirana Rasyid, Forkorpimda, Kepala Kantor Kemenag Hasib Arista, dan Ketua KPU Mempawah M. Agoes Soesanto.

Ketua MUI Mempawah Tusirana Rasyid mengatakan silaturahmi ini menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk bersama-sama dengan umat beragama lainnya mewujudkan Pemilu yang aman dan damai.

“Insya Allah dengan komitmen dan kebersamaan kita, Pemilu di Mempawah dapat berlangsung aman dan damai. Saya mengajak umat tetap sejuk, serta selalu menjaga silaturahmi antara satu dengan lain,” katanya.

Wakil Bupati Muhammad Pagi menyebut silaturahmi ini memiliki arti yang penting, terlebih berkaitan dengan upaya MUI Mempawah mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan harmonis.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga proses tahapan Pemilu agar berjalan dengan penuh integritas, tanpa memandang perbedaan dan konflik yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Selanjutnya dalam semangat silaturahmi, Muhammad Pagi mengajak seluruh pihak untuk berkomitmen meningkatkan pemahaman tentang pentingnya perdamaian dan harmoni dalam masyarakat kita.

“Termasuk mendorong partisipasi aktif masyarakat terutama umat Islam dalam proses Pemilu yang adil dan jujur, serta menghormati hak setiap warga untuk memilih,” katanya.

Selain itu, Wabup juga meminta seluruh pihak untuk menghindari berbagai penyebaran berita palsu atau hoaks, serta upaya provokasi yang dapat merusak keamanan dan ketertiban.

“Mari kita berperan aktif dalam menjaga kerukunan antaragama dan antarsuku, serta mencegah tindakan intoleransi dan konflik yang bisa mencederai nilai-nilai demokrasi, serta persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.

Ia juga meyakini dengan kerja keras dan komitmen bersama, Pemilu yang damai, harmonis, dan berintegritas dapat terwujud, sehingga hasilnya akan mewakili suara hati rakyat Kabupaten Mempawah secara adil dan transparan.

“Tetap jaga semangat kebersamaan, persaudaraan, dan harmoni. Jadikan acara ini sebagai titik awal untuk kerja sama yang lebih erat antara pemerintah daerah, MUI dan seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.

Dalam silaturahmi tersebut juga ditandai dengan pelaksanaan Deklarasi Pemilu Damai yang dilanjutkan penandatanganan kesepakatan bersama Pemilu Damai, Harmonis dan Berintegritas.

Penandatanganan dilakukan Ketua MUI Mempawah, Ketua Tanfidziah Nahdlatul Ulama Mempawah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mempawah, Ketua Pimpinan Daerah Matla’ul Anwar Mempawah, Ketua Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Mempawah, dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan