Isu Maju Jadi Caleg DPR RI, Ini Alasan Ria Norsan Belum Mengundurkan Diri sebagai Wagub Kalbar

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Istimewa

Pontianak (Suara Kalbar) – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memberikan tanggapan atas kabar yang mempertanyakan kenapa dirinya tidak mundur lantaran maju sebagai Calon Legislatif Partai Golkar.

Kepada awak media, Ria Norsan menegaskan, sebagai kader saat ini dirinya masih menunggu keputusan Partai Golkar.

“Sampai saat ini belum ada ketetapan dari pengurus (Golkar) pusat, makanya saya masih belum mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Barat,” ungkap dia, Sabtu (24/6/2023) di Pontianak.

Ria Norsan selanjutnya memaparkan, bahwa aturan yang mengharuskan kepala daerah mundur dari jabatan apabila akan maju Pileg, tentu sudah dipahaminya.

Bahkan dirinya telah berkoordinasi dengan biro hukum di Pemerintah Provinsi Kalbar mengenai aturan tersebut.

“Tentunya saya tahu dengan aturan itu, terlebih enam bulan lalu sudah saya diskusikan dengan Biro Hukum (Pemprov Kalbar). Surat pengunduran diri bahkan sudah siap saya tandatangani. Tapi sebagai kader, saya harus mematuhi instruksi partai,” jelas Ria Norsan lagi.

Bahkan, tambah dia, Ketua DPD Golkar Kalbar Maman Abdurahman juga menyatakan nama dirinya tidak masuk ke dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Pemilu Legislatif 2024.

Karena itu, Ria Norsan belum menindaklanjuti pengunduran dirinya sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Barat.

“Sekali lagi saya tegaskan, saya akan mengikuti arahan partai, karena saye adalah kader. Kalau memang nama saya tidak masuk (DCS), berarti saya tidak berhak untuk mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur,” tegas mantan Bupati Mempawah dua periode ini.

Karenanya, Ria Norsan menegaskan lagi, dirinya tetap fokus untuk menyelesaikan pekerjaan sebagai Wakil Gubernur Kalbar.

Sebab hal tersebut merupakan suatu amanah dan kewajiban yang harus dituntaskan bersama Gubernur Kalbar Sutarmidji.

Hingga saat ini dirinya bersama pak Sutarmidji masih bekerja sampai masa pemerintahan berakhir September nanti.

“Karena (jabatan) ini adalah amanah yang masyarakat Kalbar berikan. Selanjutnya, saya tetap menunggu arahan dari Partai Golkar,” pungkas Ria Norsan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS