15 Titik Api terdeteksi di Kalbar, Modifikasi Cuaca Terus Dilakukan

Salah satu titik api yang ditemukan petugas di Kabupaten Kubu Raya.[Suarakalbar.co.id/Septa]

Pontianak (Suara Kalbar) – Meski sejumlah wilayah di Kalimantan Barat sudah turun hujan namun berdasarkan data BPBD Kalbar hingga Jumat (02/06/2023) pagi titik api masih ditemukan di Dua Kabupaten di Kalimantan Barat yakni Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kubu Raya.

Jumlah titik api yang terdeteksi sekitar 15 titik, dan terbagi di dua Kabupaten, untuk di Kabupaten Ketapang petugas menemukan 8 titik api, dan Kabupaten Kubu Raya ada 7 titik api menurut Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar titik panas ini mengalami penurunan dibanding pada Kamis (01/06/2023) kemarin.

“Kemarin sampai 60 titik yang tersebar di Sambas, Sanggau, Ketapang, Kapuas Hulu, Landak, Bengkayang, Melawi, Kayong Utara dan Kubu Raya,” kata Daniel.

Daniel menerangkan jika sebaran titik panas tersebut terus dipantau oleh petugas guna mengantisipasi perluasan kebakaran hutan dan lahan,dan kali ini petugas akan melakukan patroli di Desa Sungai Asam Kabupaten Kubu Raya.

“Kita akan melakukan operasi pemadaman di kawasan Desa Sungai asam bersama petugas gabungan dan masyarakat,” terangnya.

Terkait kendala di lapangan Daniel mengaku minimnya sumber air dan jauhnya titik api membuat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan petugas memakan waktu yang cukup lama.Meski demikian modifikasi cuaca terus dilakukan guna menciptakan awan penghujan di sejumlah wilayah yang terdapat kebakaran lahan.

“Modifikasi cuaca masih kita lakukan dan di gelar dua sesi yakni pada pukul 11:00 WIB dan 14:00 WIB menghabiskan 2000 kilo gram bahan semai,” tutupnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS