SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Upaya Penurunan Stunting Puskesmas Tanjung Hulu Berikan Telur ke Ibu Hamil dan Balita

Upaya Penurunan Stunting Puskesmas Tanjung Hulu Berikan Telur ke Ibu Hamil dan Balita

Pemberian telur yang dilakukan oleh petugas puskesmas Tanjung Hulu Pontianak Timur setiap Jumat bagi balita dan Ibu hamil. SUARAKALBAR.CO.ID/septa

Pontianak (Suara Kalbar) – Guna menurunkan stunting segala cara dilakukan, Salah satunya seperti program pemberian telur bagi ibu hamil dan balita yang diinisiasi UPT Puskesmas Tanjung Hulu Kecamatan Pontianak Timur.

Kepala Puskesmas Tanjung Hulu Eko Budi Santoso mengatakan Program tersebut diinisiasi secara swadaya lewat urunan berbagai pihak untuk menyediakan telur secara gratis bagi ibu hamil dan balita. Dengan harapan angka stunting pada wilayah Puskesmas Tanung Hulu semakin bisa ditekan.

“Dalam beberapa kali pertemuan dengan berbagai pihak kemudian muncul beberapa donatur yang berkenan untuk turut peduli membantu jalannya program tersebut, ” kata Eko Budi Santoso saat ditemui pada Selasa ( 23/05/2023) siang

Eko program ini dilakukan setiap hari jumat, program ini sudah terlaksana selama dua tahun dari 2021 hingga kini,Lewat program urunan swadaya tersebut dalam sebulan kurang lebih sekitar 90 hingga 100 telur gratis diberikan untuk langsung dikonsumsi ibu hamil dan balita. Inovasi tersebut sengaja tidak hanya berfokus pada balita akan tetapi juga ibu hamil. Lantaran langkah itu menjadi upaya mencegah stunting sejak masa kehamilan.

“Hasil dari program swadaya di Puskesmas Tanjung Hulu angka stunting diwilayah tersebut mengalami penurunan. Jika dihitung lewat berbagai intervensi sekitar 20 hingga 30 persen angka stunting di wilayah Puskesmas Tanjung Hulu bisa ditekan,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalbar Pintauli Romangasi Siregar memberikan apresiasi yang besar atas program pemberian telur secara urunan swadaya yang diinisiasi Puskesmas Tanjung Hulu. Menurutnya keterlibatan masyarakat sangat memegang peran penting dalam upaya mensukseskan program pemerintah.

“Pengaruh masyarakat terhadap program apapun 70 persen ditentukan masyarakat siap atau tidak menerima program tersebut,” kata Pintauli.

Terlebih dalam upaya percepatan penurunan stunting menurut Pintauli, peran serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Program yang diinisiasi Puskesmas Tanjunv Hulu dikatakannya akan sangat memberikan dampak yang luar biasa dalam penanganan stunting.

Sehingga menurutnya gerakan swadaya dari masyarakat seperti yang diinisasi Puskesmas Tanjung Hulu perlu terus digalakkan. Lantaran jika masyarakat tidak terlibat aktif dalam program percepatan penurunan stunting. Maka program tersebut tidak akan berdampak maksimal.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play