SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Percepat Penerbitan RDTR, Mempawah Buka Peluang Masuknya Investasi Nasional

Percepat Penerbitan RDTR, Mempawah Buka Peluang Masuknya Investasi Nasional

Bupati Mempawah Erlina bersama Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Gabriel Triwibawa beserta para kepala kepala daerah pada Rapat Persiapan Kegiatan Bantuan Teknis Penyusunan RDTR di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Senin (27/3/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Diskominfo Mpw

Mempawah (Suara Kalbar) – Bupati Mempawah Kalimantan Barat Erlina bersama Sekda Ismail menghadiri Rapat Persiapan Kegiatan Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) melalui Anggaran Belanja Tambahan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (ABT BA BUN) Tahun 2023.

Kegiatan tersebut digelar Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Senin (27/3/2023).

Adapun dilaksanakannya rapat itu dimaksudkan sebagai wadah koordinasi dan memastikan komitmen pemerintah kabupaten/kota dalam mendukung kegiatan bantuan teknis penyusunan RDTR.

Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Gabriel Triwibawa menjelaskan kegiatan ini merupakan tahap awal fase perencanaan anggaran, untuk menyusun alokasi penyelenggaraan RDTR melalui Anggaran Belanja Tambahan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara Tahun 2023.

Terkait percepatan penerbitan RDTR, disebut Gabriel, merupakan instruksi Presiden untuk menggiatkan investasi di berbagai daerah di Indonesia.

“Untuk mewujudkan iklim investasi tersebut, instrumen yang dibutuhkan salah satunya adalah RDTR. RDTR ini sebagai acuan penerbitan Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dan pemberian izin pemanfaatan ruangnya,” jelasnya.

Selanjutnya Gabriel meminta pemerintah daerah untuk segera membentuk RDTR yang terintegrasi dengan aplikasi Online Single Submission (OSS). Dengan tujuan agar pengajuan perizinan berusaha yang masuk bisa diterbitkan KKPR-nya by sistem dalam waktu satu hari kerja.

Bupati Mempawah Erlina menyambut baik terlaksananya kegiatan tersebut dan berharap percepatan penerbitan RDTR dapat menarik investor untuk berinvestasi di Kabupaten Mempawah.

“Apalagi dengan adanya Pelabuhan Kijing dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kecamatan Sungai Kunyit, sehingga RDTR sangatlah diperlukan,” katanya.

Erlina juga bersyukur karena Kabupaten Mempawah menjadi salah satu kabupaten/kota di Indonesia yang mendapat bantuan ABT ini.

Untuk itu, ia mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian ATR/BPN yang telah mempercayakan Pemkab Mempawah untuk mengelola ABT ini.

“Kami di Pemkab Mempawah akan terus berkomitmen menjalankan instruksi Presiden, sehingga apa yang dicita-citakan bersama dapat terwujud,” pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play