Kompolnas Kunjungi Polres Mempawah, Teliti Pengaduan Masyarakat kepada Polri

Tim Kompolnas RI yang dipimpin Kepala Sekretariat Kompolnas Brigjen Pol Musa Tampubolon dalam rangka Pengumpulan Data dan Penelitian Pengaduan Masyarakat di Polres Mempawah, Selasa (7/3/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Humasres Mpw

Mempawah (Suara Kalbar) – Sejumlah Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia mendatangi Mapolres Mempawah, Polda Kalimantan Barat, Selasa (7/3/2023) siang.

Kehadiran rombongan Kompolnas yang dipimpin Kepala Sekretariat Kompolnas Brigjen Pol Musa Tampubolon dalam rangka Pengumpulan Data dan Penelitian Pengaduan Masyarakat di Polres Mempawah.

Hadir bersama Musa Tampubolon, Albertus Wahyurudhanto (Anggota Kompolnas/Ketua Tim Peneliti), Mifta Hadi Safii (Peneliti), Vita Mayastinasari (Peneliti), Herdiawan Arifianto (Peneliti), dan Yozi Erfandi Pratama (Spri Agt Kompolnas).

Setiba di Mapolres Mempawah, Tim Peneliti Kompolnas yang didampingi Itwasda Polda Kalbar Kombespol Ardianto dan AKP Zulkifli, disambut Kapolres Mempawah AKBP Fauzan Sukmawansyah dan jajaran.

Kapolres Fauzan Sukmawansyah mengucapkan selamat datang kepada Tim Peneliti dari Kompolnas RI, serta melaporkan situasi wilayah hukum Polres Mempawah yang masih aman dan terkendali.

“Kami informasikan juga Bapak Jenderal dan Tim Peneliti bahwa kami juga membuka nomor pribadi untuk disampaikan kepada masyarakat. Hasilnya banyak masyarakat yang merespon dan menyampaikan informasi ke nomor pribadi tersebut,” ungkapnya.

Terkait situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Mempawah, Fauzan Sukmawanyah menyebut yang perlu menjadi perhatian hanya kepada masalah yang berkaitan dengan SARA.

“Kami senang dengan kehadiran Bapak Jenderal bersama Ketua Tim Peneliti Kompolnas. Silahkan beri masukan kepada kami demi peningkatan kualitas pelayanan di Polres Mempawah agar semakin baik,” katanya.

Ketua Tim Peneliti Kompolnas Albertus Wahyurudhanto menjelaskan maksud tujuan pihaknya ke Mapolres Mempawah adalah untuk melakukan penelitian pengaduan masyarakat.

“Tugas kami melakukan pengawasan internal Polri. Dan kami mendapat informasi banyaknya pintu masuk pengaduan masyarakat salahsatunya melalui medsos, atau dari pengawasan Polri dan Propam Polri,” katanya.

Dengan adanya penelitian Kompolnas ini, Albertus Wahyurudhanto berharap Polri bisa membuat suatu terobosan yang dapat menampung ragam pengaduan dari masyarakat.

“Bahwa secara penelitian masyarakat sebenarnya butuh dengan polisi, tapi banyak juga yang membully polisi,” ungkap dia.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara dan pendalaman, diantaranya mengambilan sampel dengan metode wawancara ke Propam, SPKT, Satuan Narkoba dan Satuan Reskrim.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS