SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Jalur Tidak Resmi di Perbatasan RI-Malaysia menjadi Perhatian Khusus Tim Pora

Jalur Tidak Resmi di Perbatasan RI-Malaysia menjadi Perhatian Khusus Tim Pora

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, gelar operasi gabungan bersama  Tim Pengawasan Orang Asing di Desa Bungkang kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. [Suarakalbar.co.id/Agus Alfian]

Entikong (Suara Kalbar)-  Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong menggelar operasi gabungan bersama  Tim Pengawasan Orang Asing di Desa Bungkang kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

“Operasi Gabungan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong,” kata kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong,Sam Fernando,Rabu,(8/3/2023).

Sam Fernando menjelaskan Tim PORA dalam operasi ini melakukan pemetaan jalur tikus dari PMI Non prosedural di wilayah Bantan, Selain itu juga membentuk jaringan intelijen dengan Masyarakat sekitar untuk pencegahan penyelundupan maupun perdagangan orang baik WNI maupun WNA.

Selain itu kegiatan ini dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan kepentingan nasional dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat keberadaan dan kegiatan orang asing yang mungkin masuk ke Indonesia tanpa melalui tempat pemeriksaan Imigrasi.

Menurutnya, dengan mengacu kepada kebijakan keimigrasian terbaru sejak dikeluarkan kemudahan keimigrasian melalui SE Ditjenim Nomor IMI-0584.GR.01.01 Tahun 2022 Tentang Kemudahan Keimigrasian Dalam Rangka Mendukung Pariwisata Berkelanjutan Pada Masa Pandemi Covid 2019 yang terakhir telah dirubah dengan SE Ditjenim Nomor IMI-0076.GR.01.01 Tahun 2023 tentang Kebijakan Keimigrasian Mengenai Layanan Visa Kunjungan Saat Kedatangan Elektronik, Visa Kunjungan Saat Kedatangan dan Bebas Visa Kunjungan Untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan Pada Masa Pandemi Covid 2019, bahwa sampai saat ini telah ada 10 negara di Asean yang diberikan fasilitas Bebas Visa Kunjungan Wisata dan 89 negara yang menjadi Subyek negara Elektronik/ Non Elektronik Visa Kunjungan Saat Kedatangan.

Sehingga Perlu dilakukan sinergi dan soliditas dalam pengawasan orang asing di Indonesia, khususnya di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas Ii TPI Entikong yang langsung berbatasan dengan negara tetangga.

“Dalam hal ini lintas instansi dengan kewenangannya masing-masing juga diberikan pemahaman mengenai Kebijakan keimigrasian “Selective Policy”, dimana hanya orang asing yang bermanfaat bagi negara yang boleh masuk dan berada di wilayah Indonesia, serta tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum,”ujarnya.

Dalam operasi gabungan itu melibatkan, Imigrasi,Custom,Quarantine dan Security (CIQS ) di wilayah Entikong dan Sekayam,  TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Entikong dan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Dalam kegiatan tersebut juga memantau kesiapan Pos Lintas Batas Tradisional di Bantan, sebagai kesiapan apabila nantinya perjanjian lintas batas Sosok Malindo telah diperbaharui dan diberlakukan.

Sam Fernando berharap kegiatan Rapat Timpora dan Operasi gabungan ini dapat terus meningkatkan Sinergitas dan Soliditas antar instansi Anggota Timpora, serta lintas instansi dapat melakukan deteksi dini terhadap pelanggaran peraturan yang berlaku yang bisa saja terjadi terkait keberadaan orang asing atau perlintasan manusia yang non prosedural sesuai kewenangan yang diberikan oleh Undang-undang kepada Instansi masing-masing, ujarnya.

Sementara itu,Wakapolsek Sekayam, Iptu Zulfikar mengatakan banyak jalur tikus atau jalur tidak resmi di kecamatan Sekayam yang harus diwaspadai dari upaya penyeludupan orang maupun barang terlarang dan berbahaya.

“Khususnya di wilayah hukum Polsek Sekayam,secara berkala juga dilakukan patroli untuk memastikan jalur tidak resmi baik dusun Bantan dan Dusun Segumun tidak menjadi rute pengiriman orang ke luar negeri. Jarak tempuh ke Malaysia dari Dusun Segumun kurang lebih 25 menit sehingga aktivitas keluar masuk orang dan barang harus di waspadai,”terangnya.

Melalui operasi gabungan tentu bisa memaksimalkan lagi pengawasan diperbatasan Indonesia dengan Malaysia di Kabupaten Sanggau,

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Komentar
Bagikan:

Iklan