Warga Disabilitas Jadi Panarlih di Kayong Utara

Warga Disabilitas Jadi Panarlih di Kayong Utara. SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Kayong Utara (Suara Kalbar) – Pesta demokrasi menjadi ajang pemersatu bangsa tampaknya terlihat di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara dengan terlibatnya seluruh lapisan masyarakat tak terkecuali warga penyandang disabilitas.

Dalam tahapan Pemutakhiran Data Pemilih yang saat ini, terdapat satu warga penyandang disabilitas yang ikut bergabung dalam proses tahapan Pemilu serentak 2024 di Kayong Utara.

Sebut saja Saparudin (35) atau biasa disapa Kuntro, warga masyarakat di Desa Tanjung Satai Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara yang mendaftarkan diri sebagai Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pangarlih) pada 30 Januari 2023 yang lalu.

Dikatakan Ketua KPU KKU, Rudi Handoko, dalam pesta demokrasi baik sebagai pemilih, peserta pemilu dan juga penyelenggara, semua memiliki hak dan kewajiban yang sama dan tidak terkecuali.

“Yang bersangkutan memiliki hak yang sama untuk ikut mensukseskan Pemilu serentak dan kali ini yang bersangkutan ingin ikut bergabung dalam penyelenggaraan dengan mendaftar seagai Pantarlih, kami memiliki kebanggaan tersendiri bisa ikut mengajak semua lapisan masyarakat tak terkecuali, termasuk disabilitas untuk ikut bergabung,” kata Rudi Handoko.

Dalam proses kesehariannya saat melakukan pencocokan dan penelitian data warga yang berada dibawah tanggungjawabnya, Saparudin memiliki semangat yang tinggi, dengan kondisi kedua kakinya tidak sempurna mampu mendata satu demi satu rumah warga.

“Yang bersangkutan juga tercatat pernah menjadi atlet Paralimpik saat diselenggarakan di tingkat Provinsi Kalimantan Barat dan menyabet juara satu,” imuhnya.

Dijelaskan Rudi Handoko, KPU Kayong Utara setiap tahapan pemilu dan pemilihan terus merangkul semua lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif termasuk melibatkan komunitas disabilitas untuk ikut menjadi relawan demokrasi dan penyelenggara.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS