MABM Kota Singkawang Selenggarakan Diskusi Publik bersama Tomas dan Paguyuban, Ini Pembahasannya
Singkawang (Suara Kalbar)- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota Singkawang menyelenggarakan diskusi publik bersama tokoh masyarakat dan paguyuban di Balai Serumpun Rumah Melayu Kota Singkawang, Rabu (30/11/2022).
Kegiatan diskusi ini mengangkat tema membingkai guna menjaga keamanan dan merawat kerukunan hidup bersama menjelang tahun 2024.
Menghadirkan Dosen Fisip Universitas Tanjungpura yang juga pengamat politik, DR Jumadi dan Komisioner Bawaslu Kota Singkawang Rubi Ismayanto, Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang Mukhlis.
“Saya kira diskusi yang bertemakan kebhinekaan dalam upaya merajut kebersamaan menjadi penting, melihat persoalan yang berpotensi untuk memunculkan disinitegrasi sosiasl suku, agama etnis dan friksi politik tetap menjadi ancaman,” ujar DR Jumadi.
Dia menjelaskan melalui kegiatan ini bahwa tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi garda terdepan menjaga kesatuan Kota Singkawang apalagi Singkawang menjadi kota paling tertoleran se-Indonesia.
Di tempat yang sama Sekretaris Umum MABM Kota Singkawang Hamdi mengatakan bahwa Kota Singkawang ini terkenal kota multi etnis, keragaman budaya dan kultur.
“Banyak konsep dan sudut pandang bagaimana peran dari tokoh masyarakat paguyuban mensosialisasikan gejala-gejala di masyarakat dengan merawat kerukunan hidup di Kota Singkawang,” katanya.
Ia menjelaskan dengan berbagai etnis saling bertoleransi dan tetap kondusif terutama menjelang Pemilu 2024 mendatang. Turut hadir yang menjadi moderator diantaranya Zikriadi sekaligus Ketua Panitia kegiatan.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






