SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya MSDP UNU Kalbar Gelar Kuliah Umum: Potensi Pengolahan Hasil Perikanan di Kubu Raya

MSDP UNU Kalbar Gelar Kuliah Umum: Potensi Pengolahan Hasil Perikanan di Kubu Raya

Foto Bersama Pemateri dan Pesertakuliah umum dengan tema “Potensi Pengolahan Hasil Perikanan Kabupaten Kubu Raya” di Aulia UNU Kalbar.[HO-SuaraKalbar.co.id]

Kubu Raya (Suara Kalbar) -Program Studi (Prodi) Manajemen Sumber Daya Perairan (MSDP) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Barat bersama Himpunan Mahasiswa Perairan (Himasper) mengadakan kuliah umum dengan tema “Potensi Pengolahan Hasil Perikanan Kabupaten Kubu Raya”.

Dalam kegiatan itu turut hadir pula Dinas Perikanan Kabupaten Kubu Raya. Kuliah umum ini juga dihadiri oleh mahasiswa MSDP dan perwakilan dari program studi lain di lingkup Fakultas Pertanian seperti Prodi Agroteknologi, Agribisnis dan Teknologi Hasil Perikanan.

Analis Pasar Hasil Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Kubu Raya, Alawiyah Almuthatar mengatakan Potensi hasil perikanan di Kabupaten Kubu Raya sangat besar. Hasil perikanan tersebut masih didominasi oleh hasil tangkapan dan masih sangat sedikit yang berasal dari kegiatan budidaya.

“Ketika kita berbicara mengenai pengolahan hasil, tentu saja tidak akan terlepas dari kegiatan penangkapan maupun budidaya, karena dari sanalah sumber bahan bakunya. Untuk Kubu Raya sendiri, olahan hasil perikanan umumnya masih dilakukan secara tradisional baik melalui penggaraman, penjemuran maupun pengasapan,”katanya dalam rilis yang diterima Suarakalbar.co.id, Selasa 29 November 2022.

Beberapa produk olahan di Kubu Raya, lanjut dia, antara lain yakni ikan bilis tipis (tawar), ikan asin talang, ebi, teri hingga bandeng presto.

“Hasil olahan tersebut sudah dikenal diberbagai wilayah dan beberapa telah dipasarkan hingga ke luar Kalimantan,”ujarnya.

Sementara itu, Kaprodi MSDP-UNU Kalbar, Tia Nuraya menjelaskan Kuliah umum ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh MSDP.

Gambar Penyerahan Sertifikat kepada pemateri dari ketua program studi msdp.[HO-Suarakalbar.co.id]
“Kegiatan kali ini merupakan kegiatan ke-2 pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Dengan adanya kuliah umum dari praktisi, diharapkan mahasiswa akan dapat lebih memahami apa yang telah dipelajari di kampus,”terangnya.

Kuliah umum ini menarik minat peserta yang hadir. Terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan seperti Jenis Pengolahan yang terbanyak terjual di Kabupaten Kubu Raya, Pengolahan yang menjadi produk unggalan Kabupaten Kubu Raya, dan mengenai teori ikan, buaya dan ular berdasarkan Undang-undang No 31 Tahun 2004.

Untuk diketahui, Kubu Raya merupakan salah satu wilayah pesisir di Kalimantan Barat. Selain hutan mangrove yang membentang luas, Kubu Raya juga menjadi salah satu penghasil berbagai biota perairan yang bernilai ekonomis tinggi.

Salah satu sumberdaya ikan tersebut adalah beberapa jenis udang Penaeid seperti udang wangkang, dogol hingga sudu. Sumberdaya ikan itu merupakan produk yang sangat mudah rusak atau busuk apabila tidak diberi perlakuan yang tepat.

Selain mudah rusak, stok produk hasil perikanan juga cenderung tidak stabil dari waktu ke waktu. Pada saat musim “paceklik” stok hasil perikanan akan terbatas sedangkan pada saat musim panen produk ini akan sangat melimpah.

Selain dua hal itu, keanekaragaman jenis sumberdaya ikan di Kubu Raya juga sangat beragam. Mulai dari yang bernilai ekonomi tinggi, hingga hasil perikanan yang kurang bernilai. Tak jarang nelayan mendapatkan tangkapan dengan nilai ekonomi yang rendah.

Untuk mengatasi berbagai permasalahan yang telah dikemukakan, secara tradisional dan turun-temurun masyarakat telah melakukan upaya pengolahan hasil perikanan. Tujuan dari pengolahan tersebut adalah untuk memperpanjang masa simpan, meningkatkan nilai jual dan diversifikasi produk.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Komentar
Bagikan:

Iklan