Banyak “Turis” Luar Kota, Ritual Budaya Robo’-Robo’ di Mempawah Milik Bersama

  • Bagikan
BUANG-BUANG. Penampakan perahu kerajaan yang membawa Pangeran Ratu Mulawangsa, Dr. Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim dan kerabat Kraton Amantubillah, saat ritual buang-buang di Muara Sungai Mempawah, pada puncak Peringatan Robo’-Robo’, Rabu (21/9/2022). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Istimewa

Mempawah (Suara Kalbar) – Cuaca yang bagus seolah menjadi restu alam bahwa perayaan Robo’-Robo’ di Mempawah, Kalimantan Barat, akan semakin meriah.

Sebelumnya, beberapa hari ini sejumlah wilayah Kalimantan Barat, termasuk Mempawah, selalu diguyur hujan lebat.

Robo’-Robo’ adalah tradisi budaya tahunan sebagai sarana napak tilas atas kedatangan pertama kalinya Opu Daeng Manambon ke Mempawah.

Sejak tiba di Bumi Galaherang (sebutan lain Kota Mempawah), Opu Daeng Manambon kemudian ditetapkan menjadi Raja dan resmi memimpin Mempawah.

Puncak Peringatan Robo’-Robo’ berlangsung hari ini di Pelabuhan Regional Kuala Mempawah, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Rabu (21/9/2022).

Penetapan hari Robo’-Robo’ itu sendiri telah berlangsung turun temurun, yakni hari Rabu terakhir bulan Safar dalam kalender Islam.

Pada 2016 lalu, Robo’-Robo’ pun telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Turut hadir, Bupati Mempawah, Erlina, jajaran Forkorpimda, pimpinan instansi Pemprov Kalbar, BUMN, pimpinan OPD Mempawah, para tokoh agama, adat dan tokoh pemuda, beserta ribuan masyarakat yang berdatangan dari penjuru Kalimantan Barat.

Puncak peringatan Robo’-Robo’ ditandai dengan ritual buang-buang di muara Sungai Mempawah yang dipimpin langsung Pangeran Ratu Mulawangsa, Dr. Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, sekitar pukul 10.30 WIB.

Menariknya, prosesi ritual buang-buang ini diawali perjalanan sang Pangeran Ratu Mulawangsa yang menggunakan perahu kerajaan dari Kraton Amantubillah menuju muara Sungai Mempawah.

Beberapa hari sebelumnya, juga digelar berbagai agenda adat khas Kraton Amantubillah yang terdiri atas ritual cuci pusaka kerajaan dan ziarah ke Makam Opu Daeng Manambon.

Kemudian, penganugerahan gelar kehormatan kerajaan kepada para tokoh, akademisi, pejabat maupun pengusaha yang dinilai punya kontribusi membangun Kalbar, dan Mempawah khususnya.

Dan selanjutnya, digelar doa bersama dan makan seprahan.

Ketua Panitia Lokal Robo’-Robo’, Mohlis Saka, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga pihaknya dapat menyelenggarakan rangkaian peringatan Robo’-Robo’ pada tahun 2022 ini.

“Kami berharap, Robo’-Robo’ dapat menjadi momentum kita bersama untuk mengikat tali silaturahmi. Tidak saja bagi masyarakat Kabupaten Mempawah, tapi juga kabupaten/kota di seluruh wilayah Kalimantan Barat,” ujarnya.

Mohlis Saka mengaku bangga karena Robo’-Robo’ telah menjadi tradisi budaya milik bersama masyarakat Kalbar.

“Kami juga bersyukur, banyak yang datang berkunjung adalah masyarakat dari berbagai kabupaten/kota,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Erlina, selaku pemerintah daerah, mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak, termasuk Panitia Lokal Robo’-Robo’ sehingga ritual budaya Robo’-Robo’ dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Ia turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Robo’-Robo’ yang direncanakan akan berakhir pada 14 Oktober 2022.

Perahu kerajaan Pangeran Ratu Mulawangsa, Dr. Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, dan kerabat Kraton Amantubillah, saat memimpin ritual buang-buang. Foto. Istimewa

Rangkaian Acara Panitia Lokal Robo’-Robo’

Seperti diberitakan, Mohlis Saka, Ketua Panitia Lokal Robo’-Robo’, mengatakan, rangkaian agenda Robo’-Robo’ dilaksanakan selama satu bulan. Yakni, 14 September-14 Oktober 2022.

Pada Rabu 14 September, digelar pembacaan doa bersama pada pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Selanjutnya, makan kue kampung (tambol), dengan sajian 75 jenis penganan tradisional yang berjumlah ribuan buah.

Malam harinya, digelar acara pembukaan sekitar pukul 19.30 WIB. Ditampilkan, Seni Silat Pukul Tujuh, Qasidah dari dua kelompok, dan Live Music Melayu MEDANG SERAI.

Tak cukup sampai di situ. Panitia Lokal Robo’-Robo’ pada tiap Sabtu malam (malam minggu) akan menampilkan Aby Arabic Live Music, 17 September.

Malam minggu berikutnya, yakni Sabtu, 24 September malam, Final Karaoke Dangdut se Kalimantan Barat.

Malam minggu selanjutnya, yaitu Sabtu, 1 Oktober malam, akan hadir hiburan yang menampilkan artis jebolan LIDA Indosiar.

Kemudian, Sabtu 8 Oktober malam, digelar Live Music KPJ.

Dan terakhir, Sabtu 15 Oktober malam, penutupan kegiatan sekaligus ditampilkan lagi live music.

“Kami bertekad menjadi pembeda dan mencatatkan rekor tersendiri pada Perayaan Robo’-Robo’ tahun ini. Insya Allah di luar malam minggu pun, kita akan ada live music selama 12 malam,” paparnya.

Jadi, secara keseluruhan akan ada 18 malam hiburan yang disajikan di Pentas Arena Robo’-Robo’, Pelabuhan Kuala, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur.

Menariknya, selain malam hiburan, Panitia Lokal Robo’-Robo’ juga melaksanakan kegiatan sebagai hiburan siang hari dan pasar rakyat/UMKM.

“Kami siap menggelar kejuaraan bola voli terbuka, sampan bidar dan beberapa perlombaan menarik lainnya untuk masyarakat,” tuturnya.

Untuk itu, Mohlis Saka dan seluruh panitia pelaksana memohon dukungan, serta doa restu dari seluruh masyarakat.

“Ucapan selamat datang juga kami haturkan kepada para pengunjung dari seluruh daerah. Bersama kita sukseskan Robo’-Robo’ 2022, dan tetap jaga keamanan maupun ketertiban,” tutupnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan