Wujudkan Kesadaran Kolektif, LDII Kalbar Berharap Santri Miliki Karakter Peduli Lingkungan
Mempawah (Suara Kalbar) – Persoalan kerusakan lingkungan tidak boleh dianggap remeh, karena telah memberikan ancaman serius bagi manusia.
“Dampak dari kerusakan alam mudah sekali dirasakan bahkan kualitas ancamannya semakin besar. Di sini lah perlu upaya-upaya pencegahan dengan perbaikan lingkungan,” tegas Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto di depan puluhan santri di Pondok Pesantren Riyadus Shalihin, Desa Pasir, Mempawah Hilir, Jumat (17/6/2022).
Keramahan alam terletak dari kepedulian manusia, apabila manusia semakin tidak peduli dengan kelestarian alam, maka wajar sekali jika alam tidak ramah kepada manusia.
“Memperbaiki dan menjaga kelestarian alam memerlukan peran serta semua pihak, dan ini dapat dilakukan jika terbangun kesadaran kolektif, termasuk dimulai dari para santri sebagai generasi masa depan yang perlu ditanamkan karakter peduli lingkungan,” imbuh dia.
LDII, lanjut Susanto, telah menjadikan kegiatan gerakan peduli lingkungan ini sebagai sarana dakwah bil hal dan bentuk pengabdian.
“LDII adalah organisasi dakwah, dan membangun karakter peduli lingkungan dan upaya-upaya perbaikan lingkungan bagian dari pengabdian dan dakwah bil hal,” tambahnya.
Memang diakui, membangun kesadaran kolektif agar peduli lingkungan bukan hal yang mudah, namun butuh konsistensi dan keseriusan.
“Alhamdulillah karena diniati ibadah maka pengabdian di bidang lingkungan akan terus kami lakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Semoga ini juga menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan hal yang sama,” ungkap Susanto.
Selain itu, LDII juga akan terus berkolaborasi dengan pihak lain baik pribadi, komunitas maupun lembaga pemerintah atau swasta.
“Dalam menjalankan kegiatan, prinsip yang ada di kami (LDII) akan tetap bekerjasama dengan pihak lain. Karena ayatnya kita semua agar saling ta’awun atau kerjasama dalam hal yang baik,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, para santri juga diajak telibat langsung penanaman pohon di lingkungan pesantren. Setidaknya ratusan bibit pohon berhasil ditanam diantaranya, pucuk merah, palem, sepatu dea, ketapang kencana, trembesi dan beberapa jenis bunga lainnya.
Sementara itu, Pimpinan Pontren Riyadus Shalihin, Desa Pasir Mempawah, Ustadz Matjuri, mengaku bangga dan berterima kasih.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada LDII kalbar. Bak gayung bersambut, begitu cerita beberapa waktu lalu langsung direalisasikan hari ini,” ujarnya.
Dijelaskan dia, lembaga yang dipimpinnya dalam waktu dekat akan mengikuti proses akreditasi, dan salah satunya aspek lingkungan menjadi perhatian.
“Bantuan pohon ini sangat membantu kami, karena insya allah lembaga ini akan mengikuti akreditasi dan lingkungan menjadi salah satu penilaian,” terang Matjuri.
Ulama yang juga sebagai pengurus Komisi Dakwah MUI Mempawah ini juga mendukung kegiatan upaya LDII dalam menanamkan karakter peduli lingkungan bagi para santri.
“Kepedulian lingkungan sangat perlu ditanamkan bagi para santri, karena ini bagian dari wujud pelaksanaan perintah agama. Islam mengajarkan kepada kita untuk merawat dan bukan merusak lingkungan,” katanya.
Sungguh pun ditengah guyuran hujan, pelaksanaan penanaman pohon tetap dilaksanakan.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






