Sejumlah Sapi Positif PMK, Balai Karantina Kelas I Pontianak Sepi Aktivitas

  • Bagikan
Sejumlah Sapi Positif PMK, Balai Karantina Kelas I Pontianak Sepi Aktivitas. SUARAKALBAR.CO.ID/IST

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Usai diperintahkan untuk melakukan monitoring dan pemahaman terhadap masyarakat terkait adanya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak sejumlah Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Raya pun langsung bergerak, sasaran pertama yakni Balai Karantina Kelas I Pontianak di Desa Madu Sari.

“Hasil sambang yang di Balalai karantina kelas I, bahwa untuk sementara waktu sampai batas yang tidak di tentukan Balai Karantina Hewan Kelas I tidak ada aktifitas, baik masuknya hewan ataupun keluarnya hewan dalam mengantisipasi penyakit menular mulut dan kuku pada hewan,” tutur , Bhabinkamtimas Desa Kapur Aiptu Sonny.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Mekar Baru Aiptu Sopoyono melaksanakan kegiatan sambang ke Balai Karantina Hewan Kelas I untuk melakukan kordinasi tentang penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) atau foot and mouth desease (FMD) yang merupakan penyakit hewan yang bersifat akut dimana PMK dikenal menyerang hewan berkuku genap termasuk sapi, kerbau, kambing dan domba yang biasanya diternakkan oleh masyarakat.

“Kita langsung melakukan pergerakan pengecekan Hewan Ternak yang ada di Balai Karantina Hewan Kelas I, untuk melakukan pengecekan terhadap hewan ternak dan untuk sementara ada 46 hewan (Sapi) yang mengalami positif penyakit mulut dan kuku (PMK) atau foot and mouth desease (FMD) di kandang Balai Karantina Hewan Kelas I, dan untuk saat ini Balai Karantina Hewan Kelas I tidak ada aktifitas, baik masuknya hewan ataupun keluarnya hewan dalam mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) atau foot and mouth desease (FMD),”ungkap Aiptu Sopoyono.

Tak hanya di balai karantina hewan, petugas pun akan menyambangi rumah – rumah warga yang memiliki hewan ternak, hal ini guna memberikan pemahaman dan edukasi terhadap masyarakat adanya penyakit tersebut.

“Kami juga akan mobile di rumah – rumah warga , untuk mengedukasi warga dan meminta segera melapor kepada dinas terkait jika ditemukan hewan dengan ciri – ciri penyakit mulut dan kuku,”tutupnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan