Mahasiswa Berharap Masyarakat Cerdas Memilih di Pilkades Serentak di Sambas

  • Bagikan
Fajar Anggreswari

Sambas (Suara Kalbar) – Mahasiswa Sambas tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kecamatan Teluk Keramat (IMTEK) memberikan tanggapan mengenai pemilihan kepala desa serentak di kabupaten Sambas yang diselenggarakan 15 Oktober 2022.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) IMTEK, Fajar Anggreswari mengatakan Berdasarkan Keputusan Bupati Sambas Nomor 149/DINSOSPMD/2022 Tentang Waktu dan Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Di Kabupaten Sambas, bahwa tahapan pelaksanaan Pilkades sudah di mulai pada bulan Maret sampai dengan Desember Tahun 2022.

“Mengenai pemilih cerdas ialah pemilih yang rasional, objektif, memilih berdasarkan penilaian dirinya, bukan atas dorongan uang, saudara, suku, dan lainnya,” ucap Fajar.

Fajar menambahkan dalam pesta demokrasi tentunya kita tidak asing lagi dengan yang nama nya money politic (Politik Uang) ini seakan mendarah daging dan sudah di anggap hal yang biasa di lingkungan masyarakat, hal tersebut sangat di sayangkan.

“ Jika masyarakat cerdas memilih maka pemimpin juga akan berkualitas tentunya,”ucap Fajar

Masyarakat harus paham bahwa politik uang ini tidak di perbolehkan, sudah jelas aturan dan regulasinya dalam UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.

Mengenai Pilkades serentak terkhusus di kecamatan teluk keramat total desa di kecamatan ada 25 desa, namun yang melaksanakan Pilkades pada tahun ini ada 9 desa diantaranya ialah Desa Sungai Baru, Sebagu, Tambatan, Sungai Kumpai, Pedada, Tanjung Keracut, Sungai Serabek, dan Sabing.

“Kami berharap masyarakat di kecamatan teluk keramat dapat menyaring informasi dengan baik jangan sampai termakan isu-isu hoaks saling menjelek kan antar calon, kami percaya masyarakat sudah cerdas dalam memilih untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas,” harap Fajar.

Sementara itu Departemen Litbang IMTEK Nuri Ayu Kharisma Mengatakan pemuda di desa harus memberikan power dan ikut serta dalam pengawalan jika ada hal-hal yang tidak sesuai aturan maupun regulasi tentang tahapan sampai pemilihan nantinya.

“Harapan kita bersama pemilihan kepala desa serentak yang di selenggarakan di kabupaten Sambas khususnya di teluk keramat dalam berjalan lancar dengan baik. Tentunya dengan bersih adu gagasan, bukan adu kekayaan,” ucap Nuri.

“Seorang pemimpin akan dipertanggungjawabkan masa kepemimpinannya baik di dunia maupun di akhirat nantinya. Untuk itu mari bersama bangun pesta demokrasi dengan bersih dan damai. Jadilah pemimpin yang memang bisa di percaya oleh masyarakat,” pungkasnya.

9
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan