SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Singkawang Kodim 1202 / Singkawang Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan

Kodim 1202 / Singkawang Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan

– Kodim 1202/Singkawang menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit di bidang menembak di Lapangan Tembak Brigif 19/Khatulistiwa, Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Bukit Batu Kecamatan Singkawang Tengah,Rabu (30/3/2021). Dok.foto.Pendim 1202 Singkawang

Singkawang (Suara Kalbar) – Kodim 1202/Singkawang menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit di bidang menembak di Lapangan Tembak Brigif 19/Khatulistiwa, Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Bukit Batu Kecamatan Singkawang Tengah,Rabu (30/3/2021).

Latihan menembak tersebut diawasi langsung oleh Dandim 1202/Singkawang diwakili Pasiops, Kapten Inf Topik Wiramansyah sebagai bentuk pertanggung jawaban Komandan dalam melaksanakan pengawasan latihan.

“Menembak senjata ringan ini sudah dikenalkan sejak calon prajurit mengikuti pendidikan pembentukan di lembaga lembaga pendidikan militer baik pendidikan pembentukan tamtama, bintara dan perwira,” ujar Dandim 1202/Singkawang Letkol Inf Condro Edi Wibowo.

Adapun pejabat yang berperan pada Latihan menembak kali ini yakni,Danlat, Kapten Inf Topik W.R Wadan Lat,Staf Latihan,Sipam Ops, Simin Log Simalat, Pelatih menembak Senapan, Serka Marjuki beserta tim dari Denpal Singkawang  dan tim kesehatan dari Rumkit TK IV Singkawang.

Koordinator Materi Latihan Menembak Kapten Inf Topik WR, pada kesempatan tersebut memberikan penekanan kepada prajuritnya untuk serius dan berhati hati dalam berlatih serta mengikuti instruksi dari pelatih maupun pengawas latihan karena munisi yang digunakan merupakan munisi tajam.

“Sehingga tidak ada lagi kesalahan yang dilakukan oleh perorangan dan menimbulkan kerugian personel,” katanya.

Pasi Ops Kapten Inf Topik menyampaikan bahwa latihan tersebut bersifat rutin tiap Triwulan akan tetapi walaupun rutin jangan sampai dianggap main main dan biasa karena apabila dianggap biasa maka hasilnya tidak akan maksimal.

“Jangan sampai ada korban dalam latihan menembak baik dari prajurit maupun masyarakat yang berdomisili dan melintas di sekitar lapangan tembak, karena latihan sehebat dan sebaik apapun apabila ada korban yang disebabkan karena kelalaian dalam latihan maka latihan tersebut dinyatakan gagal atau tidak berhasil, tetap perhatikan faktor keamanan yang paling utama,” katanya.

Komentar
Bagikan:

Iklan