Karyawati Jujur di Terminal Mempawah, Kembalikan Dompet Warga Pemangkat yang Tercecer
Mempawah (Suara Kalbar) – Riski Munandar, 22 tahun, warga Desa Sebatuan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, benar-benar bersyukur saat dompetnya yang tercecer selama dua hari, akhirnya ditemukan.
Tak disangka, sang penemu dompetnya itu adalah seorang pekerja di Kios Kuliner “Angin Malam” di Terminal Mempawah.
Karyawati jujur ini bernama Disha Putri Utami yang akrab disapa Diska. Ia bekerja di Angin Malam demi membantu bibi dan orangtuanya.
“Terima kasih atas kejujuran warga Mempawah. Terutama, saya ingin menyampaikan rasa bangga kepada Disha Putri Utami yang telah menemukan dan mengembalikan dompet saya,” ujar Riski Munandar, setibanya di Mempawah, Minggu (2/1/2022) pagi.
Dompet itu, dijelaskan Riski, berisi uang tunai dan surat-surat penting, termasuk STNK mobil.
Ia mengaku, pada Kamis (30/12/2021) malam, mampir di Pusat Kuliner Terminal Mempawah untuk makan malam.
Begitu hendak pulang ke Pemangkat, ia baru sadar telah kehilangan dompet saat tiba di Singkawang.
“Saya sudah membayangkan betapa repotnya harus mengurus surat-surat penting, termasuk STNK,” katanya.
Tapi alangkah bersyukurnya Riski, ketika seorang temannya memberitahu bahwa dompetnya telah ditemukan di Mempawah dan diumumkan lewat media sosial Facebook.
“Saya langsung menghubungi nomor telepon/WA yang ada di postingan Facebook tersebut. Alhamdulillah, memang benar dompet saya, dan hari ini saya ke Mempawah untuk mengambilnya,” ujarnya.
Dompet itu diterima dalam keadaan utuh. Semua lengkap, termasuk jumlah uang yang ada di dalamnya.
“Sekali lagi terima kasih saya ucapkan kepada Disha Putri Utami dan ayahnya, Mikael, atas kejujuran ini. Luar biasa!” ucapnya.
Dan yang buat Riski makin bangga dan terharu adalah, baik Disha dan ayahnya, menolak saat hendak diberikan imbalan.
Kerja Membantu Bibi
Sang penemu dompet, Disha Putri Utami, adalah lulusan SMAN 2 Mempawah, yang sehari-hari bekerja membantu bibi dan orangtuanya di Kios Kuliner Angin Malam Terminal Mempawah.
Menurut ayahnya, Mikael, dompet itu ditemukan Disha, Kamis (30/12/2021) malam, ketika hendak berbelanja ke pasar.
“Saat melihat dompet itu, Disha mengaku khawatir untuk menyentuhnya. Ia langsung memanggil saya,” ujar Mikael.
Oleh Mikael, dompet itu lantas diambil dan diamankan.
Ia bersama Disha lalu berkeliling Terminal Mempawah untuk mengumumkan penemuan dompet tersebut.
“Ternyata, tidak ada pengunjung yang mengaku telah kehilangan dompet. Akhirnya, kami sebarkan kabar penemuan dompet atas nama Riski itu ke teman-teman dan lewat media sosial Facebook,” bebernya.
Mikael mengaku, cukup banyak penelepon yang mengaku sebagai pemilik dompet, dan minta kirimkan ke alamat tertentu.
Tapi ia takut hal tersebut menjadi upaya penipuan, sehingga mengabaikan beberapa telepon yang masuk.
“Hingga akhirnya, Riski Munandar selaku pemilik dompet menelepon dan memberikan pejelasan rinci soal dompet yang hilang. Di situ saya yakin, Riski ini lah benar-benar pemiliknya,” jelas Mikael.
Riski pun diminta datang ke Mempawah untuk mengambil dompet itu, guna menghindari terjadinya hal-hal tak diinginkan.
“Dan alhamdulillah, saat Riski datang ke rumah saya, semua yang dijelaskan tentang dompet dan isi dompet sangat terperinci dan betul semua. Wajahnya juga cocok dengan foto di KTP, sehingga dompet langsung kami serahkan,” beber Mikael lagi.
Atas kejujuran sang putrinya yang mengembalikan dompet kepada pemiliknya, Mikael turut berbangga hati.
Menurutnya, Disha adalah putri yang berbakti kepada orangtua.
“Disha selepas tamat SMA langsung terjun membantu orangtua dan bibinya untuk bekerja di Angin Malam. Mudah-mudahan Disha selalu menjadi putri kebanggaan kami,” tutup Mikael penuh syukur.






