SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Pandemi Covid-19 Jalur Tidak Resmi Rawan Penyeludupan

Pandemi Covid-19 Jalur Tidak Resmi Rawan Penyeludupan

BKIPM gelar patroli gabungan antisipasi penyeludupan jelang Nataru. SUARAKALBAR/ Agus Afian

Entikong (Suarakalbar)- Waspadai penyelundupan dari luar khususnya produk perikanan dan pangan serta barang berbahaya lainnya, ICQ bersama Satgas Yonif mekanis 643/wns serta TNI-POLRI melakukan patroli gabungan di sayap kanan PLBN Entikong.

“Kami bersinergi untuk meningkatkan keamanan di perbatasan salah satunya dengan melaksanakan patroli bersama disayap kanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong yang mana kerap digunakan untuk melakukan penyeludupan.” ujar Kepala BKIPM Entikong, Khoirul Makmun, Kamis (16/12/2021).

Dia mengakui selama pandemi Covid-19 ini jalur tidak resmi atau yang kerap disebut jalan tikus sangat rawan digunakan untuk memasok produk dari luar secara illegal.

Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan hasil Perikanan Entikong melakukan pengawasan secara rutin bersama instansi terkait di perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Khususnya untuk mencegah masuk dan tersebarnya penyakit ikan karantina (PIK) ke wilayah Republik Indonesia.

“Jalur tidak resmi akan terus kami awasi bersama ICQ dan Satgas Pamtas terlebih lagi jelang akhir tahun seperti saat ini,” ungkap Khoirul Makmun.

Lebih lanjut Kepala BKIPM Entikong menjelaskan bahwa dalam kegiatan patroli bersama tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas dan melaksanakan fungsi pengawasan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Entikong.

“Sasaran patroli bersama kali ini adalah jalur-jalur tikus yang biasa dilalui oleh pelintas batas dimana kondisi wilayahnya berupa hutan sehingga membutuhkan banyak pengawasan,” ungkap Khoirul Makmun.

Disampaikan Khoirul Makmun,selama pademi Covid-19 kurang lebih 2 tahun ini aktivitas perdagangan antar negara terhenti,begitu juga dengan ekpor hasil ikan kalbar melalui PLBN Entkong.
Sementara ini pelayanan di PLBN hanya memfasilitasi kepulangan WNI dari Malaysia, untuk perlintasan keluar negeri belum bisa dilayani karena border tebedu (Malaysia)masih lockdown.

“Petugas ICQ yang melayani kepulangan WNI dari Sarawak tetap mengedepankan protokol kesehatan.kita berharap tahun depan aktivitas di PLBN bisa kembali seperti semula,” pungkasnya.

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play