SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Hampir Semua Story WA di Mempawah Berkisah Soal Kemenangan Sang Garuda

Hampir Semua Story WA di Mempawah Berkisah Soal Kemenangan Sang Garuda

Anak-anak muda di Kota Mempawah yang menjadi pendukung fanatik sang Garuda saat menonton Laga Semifinal Leg 2 AFF 2020 antara Timnas Indonesia vs Singapura di Waroeng K-TAMB, Sabtu (25/12/2021) malam. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Distra

Mempawah (Suara Kalbar) – Luar biasa antusiasme warga Kota Mempawah untuk menyaksikan laga hidup-mati antar Timnas Indonesia versus Singapura pada Laga Semifinal Leg 2 AFF 2020, Sabtu (25/12/2021) malam.

Laga penentu itu sendiri dijadwalkan berlangsung pukul 19.30 WIB.

Tapi bayangkan, sejak pukul 18.30, atau satu jam sebelum kick-off, warga Mempawah sudah bekalot mencari tempat yang leluasa untuk menonton bola tanpa “diacak”.

Saya dan teman-teman awak media di Mempawah, sejak sore hari sudah menambatkan hati untuk menonton di Waroeng K-TAMB.

Letaknya di belakang, tapi punya lokasi sangat luas, dengan wahana infocus yang sangat besar.

Sambil menonton, story Whatsapp (WA) di HP terus dipantau.

Dan benar-benar luar biasa, satu-persatu warga Mempawah memosting story WA yang menuliskan harapan agar Sang Garuda bisa mengalahkan Singapura dengan skor meyakinkan, agar lolos ke Final AFF.

Timnas Garuda sempat unggul 1-0, sehingga sorak-sorai terdengar seru di Kafe K-TAMB.

Keriuhan yang sama juga terpantau di LAGITA KAFE, depan Makodim 1201, Jalan Raden Kusno Mempawah.

LAGITA KAFE juga menjadi pilihan terbaik bagi para penggila bola di Mempawah untuk menyaksikan timnas berlaga.

Tapi apa yang terjadi ketika Indonesia justru balik tertinggal 1-2, cukup banyak yang tampak beleter panjang.

Kekesalan juga kembali tampak di story WA, yang mengaku kecewa dengan ketertinggalan Garuda yang tercatat tujuh kali gagal mencetak gol.

Terlebih, para pemain timnas yang menjadi idola, yakni Irfan Jaya, Egy Maulana Vikri, Evan Dimas Darmono, sudah dimasukkan pelatih Shin Tae-yong untuk menambah daya gedor.

“Kaki bacol, gitu jak tak bise cetak gol!” ujar penonton beleter panjang layaknya komentator.

Hanya saja, kegalauan tampak reda saat Indonesia bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Nyaris saja kegembiraan lenyap saat Singapura mendapat hadiah pinalti.

Tapi sorak-sorai kembali terdengar saat kiper Timnas, Nadeo, berhasil menggagalkan tendangan pinalti  sang algojo Singapura.

Seakan menjadi momentum kemenangan Indonesia, pertandingan di waktu normal berakhir dengan skor 2-2 hingga harus dilanjutkan dengan 2x perpanjangan waktu 15 menit.

Di saat ini lah, Indonesia kembali menambah pundi-pundi gol sehingga akhirnya unggul 4-2.

Begitu wasit meniup peluit panjang, bukan main gembiranya warga Mempawah.

Saya sampai terkejut, nyaris semua story WA di kontak HP saya, memosting kemenangan Garuda atas Singapura.

Semua bangga Indonesia bisa melaju ke Final AFF 2020, meski harus berjuang susah-payah.

 

Doa untuk Indonesia Juara

Aktivis muda Mempawah, Tirmizi, dan Muhammad Ali, mengaku gembira sang Garuda bisa melaju ke final.

“Alhamdulillah, mari kita berdoa agar Timnas Indonesia bisa menjadi Juara AFF tahun ini,” ujar keduanya kompak.

Wartawan TVRI, Dimas Saputra, dan Wartawan PonTV, Zaini, beserta teman-temannya, Rijan Kurniawan, Muhammad Sandi, dan lain-lain, tak bisa menutupi kegembiraannya.

Mereka-mereka ini termasuk anak-anak muda yang tadi bersorak-sorai paling keras saat menonton di Waroeng K-TAMB.

Dan yang membuat hati tergelitik, saat menonton itu di antara mereka masih mengenakan baju koko dan jas kegiatan resmi, karena tak sempat pulang ke rumah demi menonton tim kesayangan berlaga malam ini.

“Siapa yang main, siapa pula yang jantung deg-degan. Luar biasa Timnas malam ini. Benar-benar seru!” ujar Dimas.

Ini lah wujud kebahagiaan, kebanggaan dan kecintaan masyarakat Mempawah atas Timnas Indonesia.

Semoga tahun ini, Allah SWT merestui Indonesia menjadi juara.

“Kalau tak juara pun, kami minta pelatih Shin Tae-yong tetap dipertahankan PSSI untuk menukangi timnas sampai sepakbola Indonesia bisa menjadi macan Asia!” tutup Zaini.

Komentar
Bagikan:

Iklan