Top! Vaksinasi Santri Pondok Pesantren di Mempawah Capai 33 Persen
Mempawah (Suara Kalbar) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Mi’rad, menyebut partisipasi pondok pesantren dalam menyukseskan vaksinasi telah mencapai 33 persen.
Hal itu diutarakan Mi’rad ketika menyampaikan data partisipasi pondok pesantren kepada Bupati Mempawah, Erlina, Jumat (12/11/2021).
Menurut Mi’rad, capaian 33 persen itu terjadi sejak di-launching-nya gebyar vaksinasi yang bertepatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Peniraman pada 22 Oktober 2021.
Dipaparkan, jumlah pondok pesantren di Kabupaten Mempawah ada 80.
Sementara yang sudah menggelar vaksinasi mencapai 25 pontren.
Sedangkan jumlah santri terdata sebanyak 11.628, dengan santri layak vaksin 6.726 orang.
“Santri usia belum layak vaksin sekitar 4.902. Dan santri sudah vaksinasi kita data telah mencapai 2.239 atau 33 persen,” terang Mi’rad.
Dalam rapat koordinasi itu, hadir Bupati Mempawah, Erlina, Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, Sekda Mempawah, Ismail, Kepala Dinas Kesehatan, Jamiril, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, El-Zuratnam.
Hadir pula, para camat, para kepala Ddsa, Pengurus KNPI dan PMI Kabupaten Mempawah.
Mi’rad selanjutnya menjelaskan, pihaknya terus memberikan arahan kepada para penyuluh, Kepala KUA, kepala madrasah di Kabupaten Mempawah untuk memiliki tanggungjawab dan kepedulian menyukseskan program pemerintah, termasuk dalam vaksinasi.
“Alhamdulillah, kami secara kontinyu melakukan silaturahmi ke pondok pesantren untuk mengajak pimpinan pondok bersama santrinya serta masyarakat ikut menyukseskan vaksinasi,” ungkap dia.
Kendala utama adalah, banyak para santri yang berasal dari luar kabupaten Mempawah, sehingga membutuhkan waktu untuk mendapatkan persetujuan dari orangtua.
Dalam kesempatan itu, Mi’rad memberikan saran agar pelaksanaan vaksinasi dilakukan di pondok pesantren.
Hal itu penting, agar para santri lebih fokus di pesantren dan tidak menyulitkan mobilisasi.
“Dengan begitu, masyarakat di sekitar pondok pesantren juga akan terbantukan jika vaksinasi dilakukan di pesantren,” usul Mi’rad.
Usulan tersebut direspon positif oleh Bupati Erlina dan diamini oleh Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Mempawah.
Bupati Erlina dalam kesempatan itu mengungkapkan, Pemkab Mempawah menargetkan akhir tahun herd immunity dapat terwujud.
Karenanya, Erlina mengajak seluruh eleman masyarakat untuk bersinergi, bergerak bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi.






