Mempawah Raih Capaian Positif di Tahun 2023, Pertumbuhan Ekonomi dan Nilai IPM Naik

Dari kiri, Sekda Mempawah Ismail, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Politik Natalia Karyawati, Bupati Erlina dan Ketua DPRD Ria Mulyadi pada Musrenbang RKPD Kabupaten Mempawah Tahun 2025 di Kantor Bupati Mempawah, Jumat (15/3/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Diskominfo Mpw

Mempawah (Suara Kalbar) – Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Mempawah di tahun 2023 dinilai meraih capaian positif, yakni tumbuh 5,09 persen lebih baik di banding tahun sebelumnya yang tumbuh 4,70 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Mempawah ini bahkan lebih baik dari kondisi pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat secara keseluruhan,” ujar Penjabat Gubernur Kalbar Harisson yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Politik Natalia Karyawati pada Musrenbang RKPD Kabupaten Mempawah Tahun 2025 di Kantor Bupati Mempawah, Jumat (15/3/2024).

Meski demikian, karena Mempawah punya ketergantungan yang cukup tinggi pada sumber daya alam, maka Harisson meminta agar rumusan program yang mengarah pada transformasi ekonomi dari berbasis sumber daya alam ke hilirisasi tetap jadi prioritas Pemkab Mempawah.

Hal positif lainnya adalah capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mempawah yang naik dari tahun sebelumnya.

Pada tahun 2022 capaian IPM Mempawah adalah 66,94, maka di tahun 2023 capaian IPM naik menjadi 67,92.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjut Harisson, terus berupaya meningkatkan nilai IPM melalui intervensi beberapa program unggulan.

Seperti penyediaan bantuan biaya pendidikan bagi siswa SMA/SMK negeri, pembangunan unit sekolah baru untuk tingkatan SMA, SMK dan SLB guna meningkatkan akses pendidikan.

Hal yang sama juga dilakukan Pemprov Kalbar pada sektor kesehatan.

“Karena itu, saya berharap melalui musrenbang ini Pemkab Mempawah dapat merumuskan program prioritas yang mengarah pada peningkatan nilai IPM,” imbuh Harisson.

Sedangkan untuk angka kemiskinan, terjadi realisasi penurunan di Kalimantan Barat. Pada 2023, tingkat kemiskinan di Kalimantan Barat sebesar 6,71 persen, sementara Mempawah 5,21 persen.

Harisson selanjutnya berharap pada Musrenbang itu menghasilkan keputusan-keputusan yang mengedepankan aspirasi dan pandangan masyarakat Kabupaten Mempawah.

Turut hadir dalam Musrenbang RKPD 2025 dan Musrenbang RPJPD 2025-2045 Kabupaten Mempawah tersebut, Bupati Mempawah Erlina, Ketua DPRD Ria Mulyadi, jajaran Forkopimda, Sekda Mempawah Ismail, dan stakeholder daerah lainnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS