SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Mempawah Bentuk Mualaf Center, Kerupuk dan Pisang Jadi Perekat Silaturahmi

Mempawah Bentuk Mualaf Center, Kerupuk dan Pisang Jadi Perekat Silaturahmi

MUALAF CENTER. Di Kabupaten Mempawah segera terbentuk Mualaf Center. Titik awalnya, digelar silaturahmi yang ditandai pula dengan penyerahan kerupuk dan pisang sebagai simbol perekat silaturahmi antar mualaf, Minggu (7/11/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Distra

Mempawah (Suara Kalbar) – Ratusan masyarakat dan ibu-ibu anggota majelis taklim mualaf se Kabupaten Mempawah berkumpul untuk memperkuat silaturahmi.

Secara terminologi Islam, seorang mualaf adalah insan yang menerima hidayah dari yang lain dan masuk kepada Islam.

Silaturahmi berlangsung di Sekretariat Majelis Taklim Mualaf Hijrah Lil Iman di Jalan Raden Kusno, Kecamatan Mempawah Hilir, Minggu (7/11/2021).

Di lokasi yang juga menjadi kediaman Ustadz Syafuan itu, turut hadir para ulama, tokoh masyarakat, KUA Mempawah, penyuluh agama, ormas Islam dan juga perwakilan Kemenag Mempawah.

Kegiatan dimulai dengan doa bersama dan dilanjutkan kesenian kasidah ibu-ibu mualaf yang melantunkan seni islami.

Ustadz Syafuan yang alumnus Sarjana Theologi Islam ini dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas kehadiran masyarakat mualaf dan ibu-ibu majelis taklim mualaf se Kabupaten Mempawah.

“Kegiatan kali ini tidak saja untuk memperkuat silaturahmi, tapi juga dalam rangka mewujudkan niat kita untuk membentuk Mualaf Center di Kabupaten Mempawah,” ujar Ustadz Syafuan yang juga Pembina Majelis Taklim Mualaf Hijrah Lil Iman.

Ia berharap, terbentuknya Mualaf Center ini diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi untuk saling membina dan memonitoring kebutuhan spiritual, khususnya perkembangan pembekalan pengetahuan agama para mualaf di Kabupaten Mempawah.

“Mualaf Center Kabupaten Mempawah sangat penting untuk dibentuk sebagai manifestasi situasi kondisi dan perkembangan para jemaah mualaf dari seluruh pelosok Kabupaten Mempawah,” tegasnya.

Dengan demikian, ke depannya keberadaan Mualaf Center ini menjadi referensi bagi para kiyai, habaib maupun para alim ulama untuk memberikan pembinaan maupun penyuluhan yang lebih optimal.

“Sekaligus bisa lebih jauh menjangkau seluruh domisili jamaah mualaf di seluruh wilayah Kabupaten Mempawah,” ungkap Ustadz Syafuan.

Karena itu, ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dan masyarakat dapat memberikan dukungan atas upaya-upaya mualaf center membimbing maupun membina para mualaf.

Sejumlah ulama yang menjadi pembina mualaf, yakni Ustadz Nurul Huda dan Ustadz Matjuhri turut didaulat untuk memberikan arahan.

Dan menariknya, di penghujung acara, para ibu mualaf dari Kecamatan Toho secara spontan menghadiahkan Pisang Nipah dan Kerupuk Produk UMKM kepada rekan-rekan mereka di Kabupaten Mempawah.

Pisang Nipah dan Kerupuk itu diserahkan secara simbolis kepada Ustadz Nurul Huda dan Ustadz Syafuan yang selanjutnya dinikmati beramai-ramai.

“Insya Allah, Pisang Nipah dan Kerupuk menjadi salah satu upaya perekat silaturahmi antar mualaf se Kabupaten Mempawah,” ujar Ustadz Nurul Huda.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembentukan pengurus Mualaf Center Kabupaten Mempawah periode 2021-2024 tengah berlangsung.

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play