SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sekadau BPBD Sebut Banjir di Kabupaten Sekadau Sudah Mulai Surut

BPBD Sebut Banjir di Kabupaten Sekadau Sudah Mulai Surut

Kepala Pelaksanaan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sekadau,Matius Jon

Sekadau (Suara Kalbar) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau menyatakan bahwa banjir yang melanda sejumlah titik lokasi di Sekadau kini sudah mulai surut pada Senin (15/11/2021 ).

“Berdasarkan pantauan dari kawan-kawan di lapangan dan berbagai posko baik posko desa maupun kecamatan,dilaporkan bahwa sampai dengan hari ini sudah surut,” ujar Kepala Pelaksanaan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sekadau,Matius Jon pada media suarakalbar.co.id.

Dirinya menambahkan bahwa kondisi banjir saat ini telah surut sekitar 20 cm yang mana telah menunjukkan penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Pihaknya juga akan terus melakukan upaya penanganan secara bertahap terhadap masyarakat dan sejumlah fasilitas publik yang terdampak banjir.

“Seperti penyakit di mana sudah ada keluhan terutama diare,muntaber kemudian ada juga yang terkena DBD, gatal-gatal kemudian apabila kondisi memaksa bisa kita jemput kita rujuk ke rumah sakit yang pada intinya satgas bencana itu hadir ketika masyarakat membutuhkan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa pihaknya akan mengidentifiaksi baik perumahan maupun fasilitas publik yang rusak akibat banjir.

“Kita akan coba turunkan semacam tim apabila tidak ada tim atau spesialis ahli bisa minta bantu tim dari provinsi,” katanya.

Kendati banjir telah terjadi hampir sebulan lamanya,dikatakannya pula bahwa masyarakat di kabupaten Sekadau merupakan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana.

“Jangankan terdampak secara psikologis,justru masyarakat bisa memanfaatkan situasi sebagai pembawa berkah mencari rezeki di mana mereka melakukan berbagai cara positif dan optimis disamping juga mengibur diri saat banjir,” ujarnya.

Ia berharap agar kondisi banjir yang surut terus berlanjut sehingga kembali normal dan dapat membuat aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa.

Sementara itu berdasarkan data resmi dari BPBD per 15 November 2021 tercatat sebanyak 5.518 KK terdampak,926 KK mengungsi,19.601 jiwa terdampak,3.358 jiwa mengungsi dan 1 korban meninggal.

Adapun ketinggian bervariasi mulai dari 30 cm sampai 2,65 m di 28 desa terdampak dan 4 kecamatan yang terdampak seperti kecamatan Sekadau Hilir,Belitang Hilir dan Belitang berstatus terdampak tinggi sedangkan kecamatan Sekadau Hulu berstatus terdampak rendah.

 

Komentar
Bagikan:

Iklan