Saleh Kurap Kabur Dibantu Oknum Warga Binaan
Kubu Raya (Suara Kalbar)- Dibalik kisah kaburnya Saleh Kurap yang merupakan bandar narkoba dari Lapas Kelas II A Pontianak beberapa waktu lalu dan kemudian tertangkap kembali oleh Satreskrim Polres Kubu Raya, Kamis (30/9/2021) ternyata dibantu seorang warga binaan yang saat itu dipercaya sebagai tamping.
Kapolres Kubu Raya AKPB Jerrold menjelaskan jika Saleh sudah merencanakan pelariannya di bantu oleh Uray, satu diantara warga binaan lapas.
“Dia ini kabur di bantu oleh Uray, berdiskusilah mereka, kemudian Uray pun memetakan denah guna memperlancar pelarian Saleh melalui Blok A hingga bisa keluar, kemudian usai keluar Saleh berjalan kaki sampai di rumah kerabatanya di Kawasan Tanjung Raya Dua,”jelasnya
Kapolres mengatakan jika dalam minggu kedua usai pelarian Saleh, pihaknya bersama tim gabungan yang sudah dibentuk untuk membantu Lapas Kelas II A Pontianak dalam pencarian saleh sudah memantau keberadaan Saleh.
“Sebetulnya di minggu kedua, kami bisa saja menangkap namun karna dikhawatirkan akan membuat saleh semakin jauh pelarianya maka kami tunggu sampai waktu yang tepat,” jelasnya.
Sementara itu Kalapas Kelas II A Pontianak Farhan Hidayat megatakan jika Uray juga merupakan warga binaan Lapas Kelas II A Pontianak yang di percaya sebagai tamping yang gerak- geriknya diperlonggar.
“Memang benar saleh ini kabur di bantu oleh Uray yang juga warga binaan kami dan di percaya sebagai tamping,“jelas Kalapas.
Namun kepercayaan petugas, malah dimanfaatkan oleh Uray sehingga ia nekat mencari kelemahaan petugas Farhan mengaku jika Uray sesungguhnya sedang diajukan pembebasan bersyarat
“Uray ini sudah menjalani masa tahanan selama 6 tahun dari 8 tahun tuntutan, sesungguhnya kami sudah mengajukan pembebasan bersyarat namun lantaran aksi nekatnya membantu Saleh pengajuan tersebut akan di batalkan,”kata Kalapas.





