Keren! Ratusan Relawan di Mempawah “Amankan” 500 Kilogram Sampah
Mempawah (Suara Kalbar) – Aksi World Cleanup Day 2021 atau aksi bersih sedunia berlangsung semarak di Mempawah, Minggu (10/10/2021).
Lebih dari 200 relawan yang tergabung dalam sejumlah organisasi, komunitas, pelajar dan masyarakat berkumpul di Terminal Mempawah.
World Cleanup Day atau biasa disingkat WCD adalah gerakan sosial yang bertujuan untuk mengajak maupun mengedukasi masyarakat agar memiliki kesadaran untuk memelihara lingkungan.
“Memelihara lingkungan ini hendaknya dimulai dari diri sendiri, rumah dan masyarakat,” ujar Nanang, Relawan #SeasoldierKalbar kepada SUARAKALBAR.CO.ID.
Dijelaskan Nanang, lebih dari 200 relawan yang ikut serta. Mereka terdiri atas Pemkab Mempawah melalui Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, Polsek Mempawah Hilir, serta beberapa organisasi.
Misalnya, Mempawah Mangrove Conservation, #SeasoldierKalbar, MPTB, Ormas Oi Mempawah, Oi Crisis Center, Bank Sampah Aisiyah, Satu Periok dan King Rattle Club.
Kemudian, Vespa Scoot Mempawah, Selam Khatulistiwa, Galaherang Bike Community, Forum Masyarakat Peduli Sungai, pelajar sejumlah sekolah, masyarakat umum dan beberapa komunitas lainnya.
Aksi bersih-bersih ini dimulai pukul 07.30 WIB hingga 10.00 WIB dengan dua titik lokasi sasaran, yakni Terminal Mempawah dan Taman Bestari Mempawah.
“Di dua lokasi itu, kami para relawan berhasil mengumpulkan sampah seberat kurang lebih 500 kilogram yang sebagian besar adalah sampah berbahan plastik,” ujar Nanang.
Menurut dia, kegiatan WCD di Kabupaten Mempawah tahun 2021 ini diselenggarakan Borneo Eco Friendly.
“Tadi perwakilan Borneo Eco Friendly selaku penyelenggara mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang meluangkan waktu dan tenaga untuk ambil bagian menjadi relawan dalam WCD ini,” ujarnya.
Nanang selanjut berharap, gerakan sosial WCD ini dapat mengedukasi masyarakat agar lebih berkomitmen pada diri sendiri dalam upaya penanggulangan sampah.
“Aksi penanggulangan ini dapat dimulai dari aksi memilah sampah sendiri di rumah, tidak membuangnya sembarangan dan berusaha mengurangi penggunaan sampah plastik,” imbuh dia lagi.
Dan mengingat Indonesia adalah negara sebagai penghasil sampah terbesar kedua di dunia, maka aksi ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menjaga lingkungan.
“Tentunya dengan hal ini kita berharap ke depan lingkungan kita tetap terjaga dan bersih dari ancaman sampah plastik yang tak dapat terurai puluhan hingga ratusan tahun sehingga akan merusak Alam,” tutup Nanang.
Mempawah Bersih, Mempawah Sehat!






