SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Terdampak Pencemaran Lingkungan, Warga Belum Terima Air Bersih

Terdampak Pencemaran Lingkungan, Warga Belum Terima Air Bersih

Sejumlah warga terpaksa masih menggunakan air yang tercemar oleh limbah PT Pundi Lahan Khatulistiwa, lantaran perusahaan hingga kini belum memberikan air bersih kepada warga yang terdampak. SUARAKALBAR.CO.ID/Cecep

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Hampir satu bulan warga terdampak pencemaran lingkungan di Dusun Karya Usaha Desa Kuala Mandor A.

Namun hingga kini perusahaan belum memberikan bantuan air bersih.

Sejumlah warga terpaksa masih menggunakan air yang tercemar oleh limbah PT Pundi Lahan Khatulistiwa, lantaran perusahaan hingga kini belum memberikan air bersih kepada warga yang terdampak.

Hal tersebut diakui oleh Khofiyanti salah satu warga, yang menyatakan kesulitan untuk mandi dikarenakan air yang tercemar.

“Gak ada, perusahaan hanya memberikan drum air namun pasokan air bersih belum diberikan. Padahal kebutuhan mendesak warga saat ini ialah air bersih yang menjadi tempat warga mandi dan mencuci,” tuturnya.

Ia pun tidak memanfaatkan drum tersebut, dikarenakan tidak ada air bersih, dan pada saat air pasang saja bisa di gunakan. Pada sore hari namun jika air surut kondisi air hitam dan berbau.

“Kalo pasang ya dipake drum untuk nampung air tapi kalo kering lagi airnya bau,kami kan butuh air bukan butuh drum,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dusun Karya Usaha, Saliman mengatakan jika sejumlah warga sudah mengadukan terkait pencemaran tersebut.

Walaupun tanggul sudah diperbaiki, namun air sisa pencemaran masih mengendap dan mengotori parit – parit tempat warga mandi dan mencuci.

“Hingga saat ini bantuan air bersih belum di berikan oleh perusahaan kami juga telah mengadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat di sekitar lokasi pencemaran. Warga pun sepakat minta pertanggung jawaban dari PT Pundi yakni pendistribusian air bersih sekaligus dengan tempat penampungan air yang layak,” papar Kadus.

Warga pun berharap polemik ini segera berakhir, agar warga dapat kembali menggunakan parit untuk semestinya, mengingat kini hanya menunggu air pasang atau air hujan parit di depan rumah warga dapat digunakan

Komentar
Bagikan:

Iklan