SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sekadau PTM TK, SD dan SMP Masih Menunggu Rekomendasi Satgas Covid-19

PTM TK, SD dan SMP Masih Menunggu Rekomendasi Satgas Covid-19

Kepala SMPN 1 Sekadau Albinus menunjukan alat pengukur suhu sekaligus hand sanitizer sebagai salah satu upaya persiapan PTM. SUARAKALBAR.CO.ID/ Sekadau

Sekadau (Suara Kalbar) – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tingkat TK, SD dan SMP di Kabupaten Sekadau belum bisa dilaksanakan. Pembelajaran tatap muka masih menunggu rekomendasi Satgas Covid-19 dan pihak terkait lainnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau, Gelinus mengatakan untuk PTM SMA di Sekadau sudah dilaksanakan mulai tanggal 18 Agustus lalu namun untuk tingkat TK sampai SMP belum bisa dimulai.

“PTM tingkat TK, SD dan SMP kita sifatnya masih menunggu rekomendasi Satgas Covid-19 tingkat Provinsi maupun Kabupaten,” ujar Gelinus.

Gelinus menjelaskan sembari menunggu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dimulai, pembelajaran tetap dilakukan secara daring maupun luring.

Sementara itu Kepala SMPN 1 Sekadau, Albinus mengatakan pembelajaran di SMPN 1 Sekadau masih menggunakan sistem daring karena masih menunggu intruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau.

“Kita masih taat terhadap surat edaran sebelumnya yaitu sekolah dilaksanakan secara daring, sampai sekarang terkait intruksi PTM belum ada bahkan intruksi secara lisan juga belum ada,” jelasnya, Senin (6/9/2021).

Terkait kesiapan PTM, Albinus mengaku pihaknya sudah siap termasuk sebanyak 74 guru sudah di vaksin dan lebih dari 50 persen siswa sudah di vaksin dari 971 siswa.

“Kalau perangkat pembelajaran kita sudah siap mulai dari masuk pintu gerbang sekolah kita siapkan alat pengukur suhu sekaligus hand sanitizer, tempat cuci tangan juga. Saat belajar didalam kelas kita juga sudah siapkan kaca pembatas andaikata masuk 100 persen, tapi kalau masuk 50 persen kita juga siap,” ungkapnya.

Kepala SMPN 1 Sekdau Albinus berharap pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan untuk tahun ajaran 2021/2022 ini meski dilakukan secara terbatas karena baik siswa maupun guru sudah lama merindukan pembelajaran secara langsung di sekolah.

Komentar
Bagikan:

Iklan