32 Personel Polres Mempawah Ditempatkan di Lokasi Ahmadiyah Sintang, Situasi Aman Terkendali

  • Bagikan
Kolasi aktivitas patroli dialogis dan bakti sosial personel Polres Mempawah yang di-BKO-kan (ditempatkan) di lokasi pengrusakan tempat ibadah Ahmadiyah di Kabupaten Sintang. Hingga ini, situasi tetap aman terkendali. SUARAKALBAR.CO.ID/IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Sebanyak 32 personel Polres Mempawah hingga kini masih ditempatkan di lokasi pengrusakan rumah ibadah Ahmadiyah, di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, mengatakan, BKO Polres Mempawah di lokasi Ahmadiyah Sintang tersebut merupakan bantuan upaya pengamanan.

“Hingga saat ini, situasi aman dan terkendali. Personel kita yang di-BKO-kan tetap bertugas seperti biasa di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang,” jelas Kapolres Fauzan, Jumat (10/9/2021) sore.

Diungkapkan, 32 personel Polres Mempawah bersama BKO Polres Sintang, rutin melaksanakan kegiatan kepolisian dan juga bakti sosial.

“Personel kita menggelar patroli dialogis ke kawasan pemukiman warga di sekitar lokasi pengrusakan rumah ibadah Ahmadiyah. Tujuannya, agar semakin tercipta sinergisitas Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Selain monitoring situasi kamtibmas, personel Polri ini bersama-sama warga setempat juga menggelar kerja bakti.

“Mereka bersama warga mengumpulkan sampah, dan kemudian membakarnya. Kita tingkatkan terus interaksi sebagai wujud selalu hadirnya Polri di tengah-tengah masyarakat dalam situasi apapun,” kata Fauzan lagi.

Ia selanjutnya menyampaikan pesan kepada seluruh personel Polres Mempawah untuk tetap bekerja profesional, waspada dan jangan lengah terhadap perkembangan situasi.

“Saya juga minta mereka (personel Polres Mempawah) untuk selalu menjaga nama baik pribadi dan institusi saat bertugas,” pungkas Kapolres Fauzan Sukmawansyah.

  • Bagikan