25 Anggota Kodim 1202 Singkawang Mendadak Dicek Urine, Ini Hasilnya
Singkawang (Suara Kalbar)- Sebanyak 25 orang anggota Kodim 1202 Singkawang mendadak dilakukan tes urine usai apel pagi. Hal ini sebagai antisipasi untuk pemberantasan, penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN) bagi para Prajurit dan PNS khususnya di lingkungan Kodim 1202/Singkawang di Aula Makodim Jalan Alianyang Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat Kota Singkawang.
“Jika ada prajurit Kodim yang terbukti mengkonsumsi narkoba, maka sanksi yang dijatuhkan berupa diberhentikan dengan tidak hormat dan kami akan koordinasikan dulu, Kalau memang benar- benar positif, tentu tidak bisa di tolerir,” ujar Pasi Intel Kapten Inf Gatot Duryanto.
Menurutnya, kegiatan ini dalam rangka pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan terhadap peredaraan gelap narkoba (P4GN), kali ini prajurit yang mengikuti tes urine merupakan anggota Makodim.“Meski kegiatan rutin, tapi kami tidak memberi tahu kepada prajurit, Ini sifatnya dadakan,” katanya.
Pasi Intel yang memimpin pelaksanaan tes urine menuturkan, tes urine kali ini mengacu pada enam parameter, yaitu zat amfetamin, ganja, morfin, benzodiazepin, metamfetamin atau sabu, dan kokain.
Dia menegaskan jika hasil tes urine prajurit mengandung dari salah satu parameter itu, maka diduga mengkonsumsi narkoba. Namun demikian, dugaan itu belum bisa dipastikan positif mengkonsumsi. Sebab, harus melalui berbagai tahapan.
“Kalau positif, nanti di tes ulang lagi. Jika hasil tes ulang ternyata masih positif, berarti memang mengkonsumsi narkoba,” kata Kapten Inf Gatot Duryanto.
Sementara hasil test yang dilakukan oleh tim pelaksana pengecekan urine yang dipimpin langsung oleh Dr. Herlili dari Rumkit DKT TK. IV Singkawang beserta satu orang perawat dan Pasi Intel terdiri dari anggota Staf Intel dan Provost.
“Hasil tes menunjukkan bahwa seluruh anggota Makodim dan Koramil terbebas dari penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya,” kata Pasi Intel.






