Polisi Masih Dalami Unjuk Rasa Rusuh di Kecamatan Nanga Mahap

  • Bagikan
Massa saat unjuk rasa di Kantor Camat Nanga Mahap. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist

Sekadau (Suara Kalbar) – Unjuk rasa pekerja tambang emas ilegal hingga terjadi kerusakan kantor Camat Nanga Mahap Kabupaten Sekadau 29 Juni lalu, polisi masih melakukan proses pendalaman kasus tersebut.

Kapolres Sekadau AKBP Kayuswan Tri Panungko mengatakan, unjuk rasa masyarakat tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Namun, pada saat itu hanya ingin melakukan dialog bersama Forkopimcam Nanga Mahap.

“Untuk pemberitahuan unjuk rasa tidak ada, maksud awalnya hanya perwakilan saja yg ingin melaksanakan dialog mohon solusi dengan Forkopincam Nanga Mahap, khususnya Pak Camat mengenahi larangan melaksanakan aktifitas PETI apa solusinya utk mencari makan di Mahap ini,”kata Kapolres Sekadau saat dikonfirmasi, Jumat (2/7/2021).

“Namun rupanya pada saat pelaksanaannya ada oknum-oknum yang ikut nimbrung dan ikut bergabung dan mengajak warga lainnya secara spontan dan melakukan tindakan anarkis tanpa kordinasi dengan orang-orang yang awalnya akan mewakili aspirasi mereka sebelumnya,” tambahnya.

Kapolres menyebutkan, untuk tindak lanjut dari kejadian tersebut, pihak kepolisian dikatakannya masih melakukan penyelidikan terkait dan permintaan keterangan terhadap pihak terkait terhadap kantor yang rusak.

“Adapun tindak lanjut dari masalah ini, pihak Kepolisian telah melakukan penyelidikan dan permintaan keterangan terhadap berbagai pihak terkait. Seperti Camat dan staf Kecamatan sebagai penghuni kantor yang dirusak, serta penggalangan ke massa agar dapat meredakan dan mendinginkan situasi supaya masalah ini tidak meluas dan tetap kondusif,” sebutnya.

Terkait dengan pelaku, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku masih didalami dan belum asa pelaku yang diamankan hingga saat ini. Dan untuk kondisi di Nanga Mahap masih tetap kondusif.

“Sementara pelaku masih kita dalami dan belum ada yang diamankan. Tentunya kita juga akan melihat perkembangan situasi supaya di Kecamatan Nanga Mahap tetap kondusif,” tandasnya.

  • Bagikan