Mantan Kades Pengadang di Sanggau Jadi Tersangka Tipikor APBDes Tahun 2019

  • Bagikan
Mantan Kepala Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, berinisial FY, dikawal ketat saat hendak dibawa ke Rutan Kelas II B Sanggau, Rabu (21/7/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/Agus Alfian

Entikong (Suara Kalbar) – Mantan Kepala Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, berinisial FY ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dan penggunaan APBDes Pengadang tahun anggaran 2019.

“Ada dua bangunan yakni pasar rakyat merangkap BUMDes dan PAUD, serta program pemberdayaan masyarakat yang diduga fiktif. Kerugian negara mencapai Rp. 396.227.283.87 dari anggaran tahun 2019 sebesar Rp. 1,4 miliar,” ungkap Kacabjari Entikong, Rudy Astanto, Rabu (21/7/2021).

Disampaikan Rudy Astanto, dari hasil pemeriksaan terhadap 21 saksi dan pengumpulan bukti-bukti lainnya FY, mantan kades ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi APBDes tahun anggaran 2019.

Adapun pasal yang disangkakan terdiri atas pasal 2, pasal 3 dan pasal 9 UU RI No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001.

Tersangka FY yang mengenakan rompi tahanan warna merah muda tampak dikawal ketat dari Tim Jaksa Penyidik Cabjari Entikong dibawa ke Rutan kelas II B Sanggau.

“Mantan kades FY telah menyerahkan uang dengan jumlah Rp.10.000.000 serta tiga bidang tanah, satu unit rumah untuk pengembalian kerugian keuangan negara,” ujar Rudy Astanto.

Sementara itu, Munawar Rahim, Penasehat Hukum FY yang ditunjuk oleh Tim Jaksa Penyidik Cabjari Entikong, mengatakan, dirinya akan berusaha untuk memberikan pembelaan.

Sebab, FY karena selama ini dinilai sangat koperastif saat diminta keterangan oleh penyidik.

“Kita tetap kedepankan praduga tak bersalah, dan mantan Kades FY juga telah mengakui dirinya khilap dalam mengelola anggaran APBDes tahu 2019,” pungkas Munawar Rahim.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page