Angka Kematian di Mempawah Terus Bertambah, Dua Kecamatan Zona Merah Covid-19

  • Bagikan
Data grafis sebaran angka terkonfirmasi yang tengah menjalani perawatan dan isolasi Covid-19 di Kabupaten Mempawah berdasarkan rilis Dinas Kesehatan dan PPKB. SUARAKALBAR.CO.ID/IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Angka terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Mempawah terus merangkak naik.

Berdasarkan rilis dari Dinas Kesehatan dan PPKB Kabupaten Mempawah, Kamis 15 Juli 20210, total terkonfirmasi telah berjumlah 2.379 orang.

Dari angka itu, dinyatakan sembuh 2.073 orang, dirawat atau diisolasi sebanyak 231 orang dan meninggal dunia 75 orang.

Dari sembilan kecamatan di Kabupaten Mempawah, ternyata ada dua yang kini telah berstatus zona merah Covid-19, yakni Mempawah Hilir dan Sungai Pinyuh.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian, membenarkan angka tersebut.

“Ya, angka terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Mempawah terus meningkat signifikan. Kami kembali mengimbau masyarakat untuk tetap patuh menjaga prokes dan mengikuti program vaksinasi nasional,” imbuhnya, Jumat (16/7/2021).

Ia membenarkan soal Kecamatan Mempawah Hilir dan Sungai Pinyuh sebagai penyumbang terbesar angka terkonfirmasi positif, sehingga ditetapkan sebagai zona merah Covid-19.

“Per 15 Juli 2021, angka yang menjalani isolasi di Mempawah Hilir berjumlah 47 orang, sementara Sungai Pinyuh kini 50 orang. Jadi keduanya sudah zona merah!” kata Mukhtar lagi.

Di urutan ketiga warga yang menjalani isolasi adalah Jongkat, berjumlah 30 orang.

Urutan keempat, Mempawah Timur 29 orang. Kelima, Anjongan 28 orang.

Keenam, Toho 23 orang. Lalu ketujuh, Sungai Kunyit 16 orang.

Kedelapan, Segedong 6 orang dan di urutan kesembilan, Sadaniang 2 orang.

“Dengan demikian, total masyarakat Kabupaten Mempawah yang masih menjalani perawatan dan isolasi berjumlah 331 orang,” pungkasnya.

  • Bagikan
You cannot copy content of this page