Salut! Penyanyi dan MC Top Mempawah Jualan Umpan Ikan Tiruan Demi Anak Istri

  • Bagikan
Ahmad Yani atau Poles di Mempawah bersama usaha rumahannya membuat umpan pancing tiruan atau casting demi bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19. Meski kadang sepi pembeli, ia tetap bersyukur. SUARAKALBAR.CO.ID/Dian Sastra

Mempawah (Suara Kalbar) – Ahmad Yani namanya. Biasa dia dipanggil sapaan Poles. Seorang vokalis dan juga salah satu master of ceremony (MC) multitalenta di Kota Mempawah.

Sepak terjang Poles dalam dunia MC, terkenal luas di Kalimantan Barat. Di masa sebelum pandemi, ia kerap dikontrak sejumlah perusahaan untuk menjadi pemandu acara.

Tarikan suara yang yang bagus dan mantap, mampu menghidupkan suasana suatu acara, sehingga job pun mengalir deras.

Tak hanya itu, ia juga menjadi salah seorang penyanyi lagu Melayu yang dikenal luas.

Bahkan Poles dan rekan-rekannya yang tergabung dalam Kumpulan Junjung Tuah Melayu (KJTM), sempat viral di media sosial, sehingga mendapat pujian dari Youtuber Kepulauan Riau.

Poles juga dikenal sebagai manajer kafe dan warung kopi terkemuka di Kota Pontianak. Lewat tangan dinginnya, kafe maju pesat dan ramai pengunjung.

Tapi itu dulu. Sewaktu Covid-19 belum meluluhlantakkan dunia.

Kini, Poles tampak kelimpungan untuk bertahan hidup. Pandemi membuat semua jobnya terhenti.

Kebijakan pemerintah yang meniadakan kerumunan, membuat tidak ada lagi even yang digelar oleh berbagai perusahaan, termasuk even organizer dan bisnis periklanan.

Lalu apa yang dilakukan Poles untuk bertahan hidup di tengah pandemi?

Ternyata ia tetap tegar. Pria yang telah menikah dan memiliki seorang putra yang masih bayi ini, selalu berjuang keras agar bisa menghidupi anak dan istri. Keren!

 

Bisnis Umpan Ikan Tiruan

Di tengah banyak kekalutan karena resesi ekonomi akibat Covid-19, otak Poles yang cerdas, memikirkan usaha rumahan agar ia tetap dapat penghasilan.

“Saya harus tetap kreatif di tengah pandemi agar bisa menghidupi anak istri. Kini, saya banting stir membuat dan menjual umpan ikan tiruan atau umpan casting,” ujarnya, Jumat (18/6/2021) malam di Mempawah.

Umpan casting atau umpan palsu yang dibuat dan dijual Poles, adalah khusus untuk menangkap ikan predator.

Ikan predator yang biasa ada di Mempawah adalah gabus atau ikan Roan, ikan Toman dan lainnya.

Menariknya, umpan-umpan berbagai model dengan variasi warna itu, dibuat dari bahan-bahan sederhana, seperti kayu ringan yang dibentuk, amplas, bor, bubuk kayu, pewarna, lem besi, mata pancing, timah, dan silikon sebagai pernik-pernik umpan.

“Dalam satu hari, saya bisa membuat lima buah umpan casting siap pakai. Apalagi kalau cuaca bagus, sehingga mempercepat penjemuran usai umpan diwarnai,” katanya.

 

Jual Umpan Rp 60 Ribu

Ditanya soal distribusi pemasaran, Poles mengaku bekerjasama dengan beberapa toko di Mempawah dan Kota Pontianak.

“Satu umpan siap pakai saya jual Rp 60 ribu. Jika banyak yang beli, hasilnya bisa lah saya pergunakan untuk membiayai kehidupan sehari-hari,” katanya.

Tapi jika dagangan lagi sepi seperti saat sekarang, Poles mengaku harus berkeliling Kota Mempawah untuk menjajakan umpan tiruannya ke para pemancing.

“Kadang juga saya berkeliling Pontianak untuk menawarkan umpan casting ini. Apapun saya lakukan, yang penting hasilnya halal untuk memberikan kebahagiaan bagi anak dan istri saya,” pungkasnya.

 

Penulis : Dian Sastra

Penulis: Dian SastraEditor: Dian Sastra
  • Bagikan
You cannot copy content of this page