News  

Temuan Mayat di Terminal Oplet, Ini Penjelasan Kapolsek Sungai Raya

Mayat di terminal oplet/bis di Jalan Adisucipto Desa Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Rabu (05/05/2021) pukul 04.50 wib ditemukan Polsek Sungai Raya.
SUARAKALBAR.CO.ID/Humas Polsek Sungai Raya

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Penemuan mayat di terminal oplet/bis di Jalan Adisucipto Desa Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Rabu (05/05/2021) pukul 04.50 wib ditemukan Polsek Sungai Raya.

Temuan tersebut berdasar laporan dari masyarakat dan anggota Kepolisian yang tiba dilokasi langsung melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara.

Diketahui korban seorang laki-laki dalam posisi berada di dalam selokan tepatnya di belakang mushola dengan posisi badan miring.

Kapolsek Sungai Raya AKP Giono menjelaskan sekira pukul 04.50 wib anggota Polsek Sungai Raya menerima laporan dari masyarakat tentang adanya penemuan mayat di terminal oplet yang berada di Jalan Adisucipto.

“Saya perintakan piket Samapta dan Reskrim segera ke TKP guna melakukan penanganan pertama di tempat kejadian dan segera menghubungi team identifikasi Polres Kubu Ray,” Kata Kapolsek.

Pada saat ditemukan serta hasil pemeriksaan korban berjenis kelamin laki-laki bernama Gusti Mustafa (73) yang beralamat Jalan Khatulistiwa Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara.

“Ditemukan dalam posisi miring ke kiri dan tubuh seluruhnya berada di selokan serta lengan kanan berada di atas tanah dengan menggunakan pakaian kaos T serta sendal jepit warna ungu. Selanjutnya korban langsung dibawa ke RSUD dr Sudarso Pontianak untuk dilakukan VER oleh pihak rumah sakit,” ungkap Giono.

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan saksi di lapangan diduga Korban sedang buang air besar dan jatuh terpeleset hingga masuk ke dalam selokan dan mengalami benturan di kepala karena pada saat ditemukan celana korban dalam kondisi terbuka dan banyak kotoran tinja di celana.

“Kami sudah menghubungi pihak keluarga dan dari hasil koordinasi dengan pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah yang wajar dan menolak untuk dilakukan otopsi,” tambah Kapolsek.

Saksi, Safarudin (49) mengatakan pada saat itu dirinya sedang mengangkat box ke belakang mushola dan melihat korban sudah dalam posisi terbaring di dalam selokan yang berada di belakang mushola.

“Saya panggil namun tidak ada jawaban,” katanya.

Saksi lainya Indra (52) juga menjelaskan ia hanya mendapat informasi tersebut dari masyarakat yang ada di lokasi dan langsung mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Karena tidak ada yang berani untuk memberikan pertolongan kepada korban maka saksi langsung menghubungi Polsek Sungai Raya,” jelasnya.

Penulis: Tim Liputan