Pencegahan PETI di Lembah Bawang Jadi Atensi Polres dan Pemkab Bengkayang

  • Bagikan
Aktivitas Penggalian Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Kecamatan Lembah Bawang Kabupaten Bengkayang, Selasa (20/4/2021). 

Bengkayang (Suara Kalbar) – Polres Bengkayang bersama Pemerintah Kabupaten Bengkayang kembali membahas upaya pencegahan dan penanganan adanya aktifitas Penambang Emas Tampa Izin (PETI) di Mapolres Bengkayang, Selasa (20/4/2021).

Pembahasan terkait upaya penanganan dan pencegahan PETI di fokuskan di Wilayah Kecamatan Lembah Bawang. Maraknya aktifitas PETI di Kabupaten Bengkayang akhir-akhir ini masih menjadi atensi serius Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Bengkayang, sehingga dilakukan pertemuan tertutup Pemkab dan Unsur Forkopimda, dimana penanganan dan pencegahan PETI dilakukan sinergitas di fokuskan di wilayah Kecamatan Lembah Bawang.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengatakan masalah PETI di Kecamatan Lembah Bawang menjadi sorotan serius menindaklanjuti adanya laporan masyarakat langsung ke Polri

Menurut SDR, penanganan PETI harus lebih serius dan didukung seluruh unsur Forkopimda termasuk Polri dan TNI.

“Aktifitas PETI telah merusak biota alam, merusak lingkungan, merusak sungai dan lahan, dan tidak menutup kemungkinan akan memicu bencana kedepan, sehingga harus di cegah dan hentikan,” jelasnya.

Dia mengatakan tidak ada lagi alasan isi perut, sebab para pelaku menggunakan alat berat, bukan orang susah akan tetapi orang berduit yang mengatas namakan orang susah.

“Coba pikirkan menambang emas dengan alat berat, berapa biaya yang keluar, apakah uang kecil atau besar,” katanya.

Sementara itu Kapolres Bengkayang AKBP Natalia Budi Darma menegaskan masalah PETI di Kecamatan Lembah Bawang sedikit berbeda, dimana para pelakunya bukan warga Kalbar, khususnya di Kabupaten Bengkayang.

Menurut Darma, aktifitas PETI di Kecamatan Lembah Bawang dilakukan pekerja dengan cara berbeda, namun di pastikannya dalam penanganan tetap mengedepankan cara preventif dan persuasif.

Iapun berharap, penanggulangan dan penanganan PETI dapat didukung oleh semua pihak karena masalah PETI adalah tanggung jawab bersama bukan hanya kepolisian saja.

Hadir dalam rapat penanganan dan pencegahan kali ini Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama DPRD, kejaksaan, pengadilan, Polri dan TNI.

Penulis : Kurnadi

  • Bagikan
You cannot copy content of this page