5 Hal ini Bisa Picu Stres dan Turunkan Kreativitas di Tempat Kerja
![]() |
| Ilustrasi ruang kerja. (Pixabay) |
Suara Kalbar – Bagi pekerja, kantor ibarat rumah kedua, karena lebih dari 8 jam waktu kita dihabiskan di sini. Tapi waspada stres, ya. Selain disebabkan oleh beban pekerjaan, suasana kantor atau ruang kerja juga bisa memicu stres, lho.
Mengutip Insider, Kamis (25/3/2021), ada
5 hal yang sebaiknya tidak ada di ruang kerja Anda, karena bisa merusak
semangat kerja dan menghambat kreativitas. Apa saja?
1. Benda-benda yang berserakan
Meskipun
ruang kerja adalah tempat yang paling mudah berantakan, namun terapis
Weena Cullins mengatakan bahwa Anda harus memiliki ruang kerja yang
ramah.
Lembaran kertas, kabel yang terlepas dan menumpuk
bisa memicu stres. Ini karena barang yang berantakan bisa membebani
otak karena ada banyak pemandangan yang harus diproses.
“Dengan mengosongkan ruangan, Anda juga bisa mengistirahatkan pikiran,” ujarnya.
2. Kurang cahaya di ruang kerja
Cullins
juga menjelaskan bahwa kantor dengan pencahayaan yang tidak memadai,
bisa membuat tugas jadi lebih lama untuk diselesaikan.
“Tambahkan lampu, sconce dinding, atau lampu di langit-langit bisa membantu meredam stres di dalam ruangan,” tutur Cullins.
3. Satukan ruang santai dan ruang kerja
Sejak
pandemi Covid-19, banyak orang bekerja dari rumah. Namun sayangnya
sangat sedikit yang bisa memisahkan antara pekerjaan dan kehidupan
pribadi mereka.
“Dengan menciptakan area terpisah untuk Anda
bekerja dan bersantai, maka Anda tidak hanya memisah fisik tapi juga
secara mental ataupun pikiran di antara keduanya,” terang terapis Ariel
Sank.
4. Furnitur yang sudah usang
Furnitur
kantor memang bisa sangat menunjang pekerjaan selesai lebih cepat. Tapi
sayangnya yang jadi bumerang adalah furnitur yang sudah usang atau
ketinggalan zaman bisa menurunkan semangat kerja.
“Dekorasi yang ketinggalan zaman atau furnitur yang sudah rusak bisa menurunkan semangat kita,” terang Ahrens.
5. Pekerjaan yang belum diselesaikan
Suasana
kantor atau tempat bekerja Anda harus berisi benda-benda yang
menenangkan pikiran. Nah, jika ada dekorasi atau proyek yang belum
terselesaikan bisa memicu stres.
“Saat kita dikelilingi oleh hal yang tidak
menenangkan atau memicu stres, maka kita akan cenderung menghabiskan
lebih sedikit waktu di ruangan itu,” pungkas Ahrens.






