Warga Jombang, Pasien Corona Kabur di Pontianak Dinyatakan Sembuh COVID-19
Suara Kalbar– Warga Jombang, Jawa Timur berinisial IS yang sempat kabur saat akan diisolasi petugas di kota Pontianak kini dinyatakan sembuh dari virus corona.
Kepala dinas Kesehatan Provinsi
Kalimantan Barat, Harisson mengungkapkan IS dinyatakan sembuh bedasarkan
hasil pemeriksaan swab PCR laboratorium di Universitas Tanjung Pura
(UNTAN) Pontianak. Tak hanya IS, beberapa orang juga dinyatakan sembuh
dari virus corona ini.
“Benar, IS sudah dinyatakan sembuh, dan
ada 6 orang yaitu 2 warga Kabupaten Ketapang, 2 warga Kabupaten Landak, 1
warga Pontianak, dan 1 warga diluar Kalbar, warga luar inilah IS yang
alhamdulilah sudah sembuh,” katanya saat dihubungi Suara.com, Minggu
(16/8/2020).
Sebelumnya, IS merupakan penumpang
pesawat Citilink QG 420 yang terbang dari Surabaya menuju Pontianak pada
Sabtu,(1/8/2020) beberapa waktu lalu. Kedatangan pasien berinisial IS ke Kalbar lanjut Harisson, adalah untuk mencari pekerjaan.
“IS ini mau cari pekerjaan, ada beberapa
kenalannya yang ada di Pontianak, tapi tidak mengetahui kalau IS ini
positif Covid-19,” ungkapnya.
Setelah memasuki Bandara Pontianak, Dia merupakan salah satu penumpang yang dirapid tes oleh petugas.
Hasil Rapid tes tersebut Bahwa IS reaktif
Covid-19 sehingga petugas pun melakukan uji swab kembali di Labkesda
Kalbar untuk membuktikan Bahwa IS benar-benar Positif Covid-19.
“Waktu itu dia diantar temannya, tapi mau lari tak mau diisolasi,” ucap Harisson.
Mengetahui bahwa IS positif Covid-19, para teman-temanya tak mau menampung dirinya sehingga IS kabur tak tau arah.
“Mengetahui kalau IS ini positif Covid-19
kawan-kawannya menolak untuk menampungnya sehingga saudara IS ini
kebingungan,” cerita Harisson.
Selasa(4/8/2020) Warga asal jombang, Jawa
Timur ini membuat gempar masyarakat Kalimantan Barat, Pasalnya saat
dihubungi akan diminta menjalani isolasi ke rusunawa Kota Pontianak, IS
malah kabur dari salah satu hotel tempat dimana ia menginap.
Petugas gabungan diantaranya Dinkes
Kalbar, Dinkes Kubu Raya, TNI-Polri pun langsung melakuan pencarian
terhadap dirinya. Harisson menyakini bahwa IS masih berada di Sekitaran
Kota pontianak waktu itu.
“Iya waktu itu pasien ini sempat kabur, mungkin takut diisolasi, padahal kan Isolasi merawat dia untuk sembuh,” bebernya.
Tiga hari selama pencarian, pada kamis
(6/8/2020) pasien berinisial IS ini ditemukan. Dia temukan oleh petugas
kesehatan puskesmas pembantu di Jalan Trans Kalimantan, Desa Jawa
Tengah, Sungai Ambawang, Kalimantan Barat.
Pasien berinisial IS ini juga ingin kabur lagi masuk hutan saat petugas kesehatan mengetahui keberadaannya.
Saat itu IS hendak pergi ke masjid, namun warga yang mengetahuinya melarang dia untuk masuk kedalam masjid tersebut.
Setelah di jelaskan bahwa akan dilakukan
perawatan medis terhadap dirinya, barulah IS mau ikut bersama petugas
untuk di serahkan ke pemerintah agar dapat diisolasi.
“Akhirnya petugas mencoba menjelaskan dia
mau ikut diisolasi, pada saat itu juga kita bawa dia ke rusunawa kota
Pontianak untuk menjalani isolasi 10 hari kedepan pada waktu itu,” jelas
Harisson.
Sumber : Suara.com, Selengkapnya DISINI






