SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Aset Negara Rp10.000 Triliun, Kemenkeu: Tak Akan Digadai Bayar Utang

Aset Negara Rp10.000 Triliun, Kemenkeu: Tak Akan Digadai Bayar Utang

Gedung kementerian Keuangan

Suara Kalbar– Pemerintah saat ini memiliki aset negara sebesar Rp10.467,53 triliun
usai dilakukan revaluasi aset sejak 2018. Total aset itu jauh melampaui
nilai utang pemerintah yang hingga Mei 2020 sebesar Rp5.258,57 triliun atau 32,09 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Meski
hanya dua kali lipat dari jumlah utang yang ada, Direktur Jenderal
Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata memastikan
pemerintah tidak akan menggunakan cara jual aset demi menutupi seluruh
utang pemerintah yang ada tersebut.

“Kalau kita mau serahkan aset kita ya bisa (lunas), tapi kan kita
enggak mau jual aset begitu saja ke orang lain. Jadi kita harus pakai
metode atau teknik lain,” ujarnya saat diskusi secara virtual, Jumat, 10
Juli 2020.

Meski begitu, dia mengatakan, pemerintah bisa menjadikan aset-aset tersebut sebagai dasar atau underlying
untuk menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) atau obligasi pemerintah
lainnya. Dengan itu pemerintah bisa dengan baik menerbitkan sukuk.

“Jadi, dengan kita punya aset ini, dengan underlying
ini, kita bisa menerbitkan sukuk negara. Karena aset kita sudah semakin
banyak, kalau kita mau, potensi nerbitin sukuk makin besar,” ungkapnya.

Di sisi lain, dia melanjutkan, pemerintah juga bisa melakukan
pemanfaatan aset yang lebih optimal agar bisa lebih menghasilkan
pendapatan negara. Salah satunya dengan memberikan kewenangan
pengelolaan aset negara kepada pihak lain yang pendapatannya dari
kelolaan itu bisa diterima negara.

“Tapi yang jelas, kita tidak
akan jual aset kita untuk nutupi itu. Kita cari jalan untuk manfaatkan
aset itu untuk bayar kebutuhan di masa datang dan itu bisa kita lakukan
dengan beberapa mekanisme,” ujar Isa.

Sebagai informasi, usai
melakukan revaluasi aset sejak 2018 dan setelah diaudit BPK dengan
memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), DJKN mencatat aset
negara saat ini mencapai Rp10.467,53 triliun, naik hingga 65 persen
sebelum direvaluasi sebesar Rp6.325,28 triliun.

Sumber : Viva.co.id

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play