SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Amerika Sukses Luncurkan Perseverance ke Mars, Akan Cari Bukti Kehidupan

Amerika Sukses Luncurkan Perseverance ke Mars, Akan Cari Bukti Kehidupan

Roket Atlas V dari United Launch Alliance meluncur membawa misi
Perseverance ke Mars pada Kamis (30/7/2020) dari Florida, Amerika
Serikat. [AFP/NASA/Joel Kowsky]

Suara Kalbar – Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) sukses meluncurkan rover peneliti Perseverance ke Mars pada Kamis pagi (30/7/2020) dari pangkalan peluncuran luar angkasa Cape Canaveral, Florida.

Perseverance diangkut oleh roket
Atlas V milik United Launch Alliance, perusahaan patungan antara
Lockheed Martin dan Boeing. Misi itu ditargetkan mencapai permukaan Mars
dalam waktu tujuh bulan.

Diharapkan mendarat di Kawah Jezero pada
Februari 2021, Perseverance akan bertugas mencari tanda-tanda kehidupan
di Mars. Ia akan mengumpulkan sampel dari planet merah itu, menerbangkan
sebuah helikopter mini, dan melakukan penelitian rumit lainnya.

“Perseverance adalah misi yang sangat
penting untuk Amerika Serikat dan, tentu saja, sangat sangat penting
untuk dunia,” kata Administrator NASA, Jim Brindestine.

Sebuah model rover peneliti Perseverance dipamerkan di pangkalan Cape Canaveral, Florida pada 28 Juni 2020. Robot aslinya diluncurkan ke Mars pada 30 Juli oleh roket Atlas V. [AFP/Gregg Newton]
Sebuah
model rover peneliti Perseverance dipamerkan di pangkalan Cape
Canaveral, Florida pada 28 Juni 2020. Robot aslinya diluncurkan ke Mars
pada 30 Juli oleh roket Atlas V. [AFP/Gregg Newton]

Peluncuran
misi ke Mars Amerika Serikat ini adalah yang ketiga dalam beberapa
pekan terakhir. Sebelumnya Uni Emirat Arab telah meluncurkan misi ke
Mars menggunakan roket buatan Jepang dan disusul oleh China pada pekan
lalu dengan misi Tianwen-1.

Adapun Kawah Jezero, tempat Perseverance
mendarat, adalah bekas danau dan delta pada masa lalu. NASA berharap
bisa menemukan bekas kehidupan di lokasi tersebut.

Selain itu, Perseverance juga memboyong
sebuah helikopter kecil bernama Ingenuity ke permukaan Mars. Helikopter
itu bertugas untuk beberapa melakukan uji terbang di Mars. Jika sukses,
ia akan menjadi kendaraan terbang berbaling-baling pertama yang terbang
di planet selain Bumi.

Model helikopter mini Ingenuity yang aslinya dibawa ke Mars pada 30 Juli 2020 bersama rover peneliti Perseverance. [AFP/Gregg Newton]
Model
helikopter mini Ingenuity yang aslinya dibawa ke Mars pada 30 Juli 2020
bersama rover peneliti Perseverance. [AFP/Gregg Newton]

“Ingenuity
akan menjadi demonstrator dalam misi ini, tetapi di masa depan ia
diharapkan bisa mengubah cara kita melakukan penelitian di planet lain,”
beber Brindestine baru-baru ini.

Misi yang membawa Perseverance itu, jika tak ada aral melintang, diharapkan mendarat di Mars pada 18 Februari 2021.

Sumber : Suara.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play