SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Kadis PMTK Singkawang Sidak Pusat Perbelanjaan Terkait K 3

Kadis PMTK Singkawang Sidak Pusat Perbelanjaan Terkait K 3

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja (PMTK) Kota Singkawang, Asmadi bersama jajarannya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Singkawang untuk melakukan pembinaan dan edukasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) terutama di tengah pandemi Covid-19, Selasa (12/5/2020) sore.

Singkawang (Suara Kalbar)-  Kepala Dinas Penanamam Modal dan Tenaga Kerja (PMTK) Kota Singkawang, Asmadi bersama jajarannya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat pertokoan yang ada di Kota Singkawang, Selasa (12/5/2020) sore.

Inspeksi mendadak yang dilakukan petugas Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Singkawang tersebut untuk melihat secara langsung sekaligus melakukan pembinaan terhadap K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

“Kegiatan ini fungsinya yaitu melakukan pembinaan kepada tenaga kerja diantaranya di CV Arli dengan pengawas tenaga kerja Propinsi Kalbar yang diperbantukan kepada kita,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Singkawang, Asmadi saat melakukan inspeksi mendadak di pusat perbelanjaan CV Arli.

Dia menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk edukasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).  “Disuasana Covid-19 ini betul-betul protokol bisa diterapkan para tenaga kerja yang ada disini, termasuk keamanan dan keselamatan dia harus taat dan tunduk terhadap kesehatan,” jelasnya.

Asmadi mengatakan tidak hanya di pusat perbelanjaan di CV Arli saja, namun juga di pusat perbelanjaan di HM Mart serta tempat-tempat usaha lainnya.

“Fungsi kita adalah edukasi dan pembinaan. Jadi ada beberapa pembinaan diantaranya  di kasir. Kita harapkan antrean di dalam membayar dengan menerapkan protokol kesehatan minimal satu meter antara kasir dan pembeli,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya pembinaan, kata Asmadi, pihak pengelola dapat menindaklanjuti seperti

di kamar ganti pakaian agar menerapkan protokol kesehatan dengan melakukan jaga jarak.

Ditengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, jelas Asmadi, memang banyak dampaknya terutama bagi tenaga kerja dan operasional perusahaan dan berharap Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dapat berkurang, dan berharap sinyal baik perekonomian akan tumbuh kembali.

Penulis : Tim Liputan

Editor   : Hendra

Komentar
Bagikan:

Iklan