Trump Borong Obligasi Netflix dan Warner Bros Usai Kesepakatan Akuisisi
Suara Kalbar- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah membeli obligasi senilai setidaknya US$ 500.000 atau sekitar Rp 8,4 miliar yang diterbitkan Netflix dan Warner Bros Discovery (WBD) dalam waktu dua minggu setelah kedua perusahaan besar tersebut mengumumkan kesepakatan besar, dengaan Netflix akan mengakuisisi studio dan bisnis streaming WBD.
Pembelian ini terungkap melalui formulir pengungkapan keuangan yang dirilis pada Jumat (16/1/2026) oleh Gedung Putih, Trump membeli obligasi Netflix senilai antara US$ 250.001 dan US$ 500.000 pada dua tanggal yang berbeda yakni 12 Desember 2025 dan 16 Desember 2025, mengutip laporan Variety, Sabtu (17/1/2026).
Selain itu, Trump diberitakan juga membeli obligasi dengan nilai yang sama dari Discovery Communications, anak perusahaan WBD pada tanggal yang sama. Perilisan laporan keuangan ini mencakup transaksi yang berlangsung dari pertengahan November 2025 hingga akhir Desember 2025.
Sebelumnya, pada 5 Desember 2025 Netflix dan WBD mengumumkan kesepakatan senilai US$ 82,7 miliar di antara keduanya. Berdasarkan ketentuan tersebut, perusahaan raksasa streaming itu akan mengakuisisi studio WB, HBO dan HBO Max termasuk grup studio gimnya, meski tidak termasuk jaringan TV WBD, yang akan dipisahkan menjadi entitas baru, Discovery Global, untuk pemegang saham Warner Bros pada kuartal ketiga 2026.
Pengungkapan keuangan Trump juga menunjukkan sebagian besar portofolio investasinya terdiri dari obligasi pemerintah daerah dari berbagai kota, distrik sekolah, perusahaan utilitas, dan rumah sakit. Selain itu, Trump membeli obligasi sejumlah perusahaan lain seperti SiriusXM, Boeing, GM, Macy’s, Occidental Petroleum, dan Whirlpool.
Reuters melaporkan, menurut keterangan Gedung Putih, portofolio keuangan Trump dikelola secara independen oleh lembaga keuangan pihak ketiga. Artinya, Trump maupun anggota keluarganya tidak memiliki kemampuan untuk mengarahkan, memengaruhi, atau memberikan masukan mengenai bagaimana portofolio keuangan itu diinvestasikan.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






