FKPP Sarankan Rumah Penerima Bansos Distempel
![]() |
| Ketua FKPP Kabupaten Mempawah, Hidaya |
Mempawah (Suara Kalbar) – Di tengah upaya pemerintah memperbaiki data Rumah Tangga Miskin (RTM) agar penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran, Forum Komunikasi Pemuda Penggerak (FKPP) menyarankan agar setiap rumah tangga penerima bantuan ditandai. Caranya dengan membuat stempel pada rumah-rumah warga yang tercatat sebagai penerima bantuan.
“Di sejumlah daerah di Indonesia, rumah-rumah penerima bansos ditandai dengan stempel. Itu akan memudahkan petugas untuk mengetahui keberadaan warga penerima bantuan di wilayah kerjanya,” kata Ketua FKPP Kabupaten Mempawah, Hidaya, S.Pd, Minggu (19/04/2020) di Mempawah.
Hidaya mencontohkan, bagi RTM penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Mempawah hendaknya ditandai dengan stempel pada bagian depan rumahnya. Dengan begitu, penyaluran PKH akan lebih mudah diketahui oleh petugas maupun masyarakat di lingkungannya.
“Ini sebagai bentuk transparansi kerja pemerintah kepada masyarakat. Sekaligus bentuk sosialisasi kepada masyarakat lainnya terkait penyaluran PKH. Dengan demikian masyarakat dapat menilai kelayakan RTM penerima PKH,” ujarnya.
Tak hanya PKH, menurut Hidaya, cara memberikan tanda stempel juga dapat diterapkan pada penyaluran program bansos lainnya. Termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan lainnya.
“Cara ini cukup efektif untuk membantu memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Saya yakin, jika cara ini diterapkan akan lebih positif untuk mendukung kinerja pemerintah,” imbuh dia.
Penulis : Dian Sastra
Editor : Dina Wardoyo






